Header Ads

Survei: Pengeluaran Konsumen Inggris Mereda Dibulan September

Konsumen Inggris berbalik lebih berhati-hati tentang pengeluaran mereka pada bulan September setelah melakukan ‘berfoya-foya’ pada musim panas, dua survei yang dirilis pada hari Selasa. Hal ini menunjukkan ekonomi secara keseluruhan tidak dapat lagi mengatasi kemampuan konsumen untuk melunakkan hambatan Brexit.

Toko-toko melaporkan pengeluaran konsumen naik 0.7 persen dalam (yoy) pada bulan September, kenaikan paling lambat sejak Oktober tahun lalu terlepas dari kemerosotan pada bulan April yang terdistorsi oleh waktu liburan Paskah, kata British Retail Consortium.

Sementara survei dari Barclaycard menunjukkan belanja konsumen mengalami peningkatan jumlah terkecil dalam lima bulan, hanya naik 3.9 persen dalam tahunan.

“Kami telah melihat pengeluaran kembali ke tingkat yang lebih sederhana karena konsumen menyeimbangkan anggaran mereka setelah musim panas yang lebih panjang dari biasanya,” kata Esme Harwood, seorang direktur Barclaycard.

Konsumsi rumah tangga menyumbang sekitar 60 persen dari pertumbuhan ekonomi Inggris. Kecenderungan konsumen untuk berbelanja telah membantu melunakkan perlambatan ekonomi secara keseluruhan.

Tapi ada tanda-tanda bahwa setelah gelombang panas musim panas dan Piala Dunia, rumah tangga telah berubah sedikit lebih berhati-hati. BoE pekan lalu melaporkan kenaikan pinjaman terlemah oleh konsumen dalam hampir tiga tahun.

Hampir setengah dari konsumen yang disurvei oleh Barclaycard, dengan 46 persen konsumen berencana membelanjakan lebih sedikit untuk Natal tahun ini daripada tahun 2017, katanya.

Related posts