Tankan : Sentimen Produsen Jepang Memburuk

Sentimen di antara produsen besar Jepang memburuk lebih dari yang diharapkan dalam tiga bulan hingga Maret, survei bank sentral menunjukkannya pada hari Senin, dibebani oleh kekhawatiran atas prospek ekonomi global.

Indeks utama yang mengukur sentimen produsen besar berada di plus 12 pada periode Januari-Maret, dibandingkan dengan plus 19 pada survei Desember sebelumnya, menurut survei tankan triwulanan Bank of Japan.

Angka itu lebih rendah dari perkiraan plus 14 dalam jajak pendapat ekonom oleh penyedia data Quick. Indeks tersebut mewakili persentase perusahaan yang mengatakan kondisi bisnisnya menguntungkan dikurangi dengan kondisi yang tidak menguntungkan.

Para ekonom mengatakan prospek ini bahkan lebih mendung untuk eksportir dan industri jasa.

“Bahkan jika negosiasi perdagangan antara AS dan China mencapai penyelesaian, sangat mungkin bahwa Jepang menjadi target AS berikutnya,” kata Tsuyoshi Ueno, seorang ekonom di NLI Research Institute. Non-produsen juga menjadi lebih rentan terhadap ketidakpastian atas ekonomi global karena banyak dari mereka saat ini diuntungkan oleh pariwisata inbound, tambahnya.

Tankan menunjukkan produsen besar memperkirakan indeks utama turun ke 8 dalam tiga bulan ke depan, sementara non-produsen memperkirakan akan sedikit memburuk menjadi 20 dari 21 dalam survei Maret.

Sementara itu, perusahaan besar berencana untuk meningkatkan investasi modalnya di tahun fiskal berjalan yang berakhir pada Maret 2020 sebesar 1.2%, dibandingkan dengan kenaikan 13.9% pada tahun sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya perusahaan merilis rencana belanja modal mereka untuk tahun bisnis baru.

Angka tersebut biasanya direvisi lebih tinggi di kuartal berikutnya karena perusahaan Jepang cenderung berhati-hati pada rencana investasi pada awal tahun. Tetapi beberapa ekonom mengatakan perusahaan dapat merevisi rencana pengeluaran mereka tahun ini jika prospek ekonomi memburuk.

Related posts