The Fed Diperkirakan Akan Mempertahankan Kebijakan Moneter Dan Suku Bunganya

Banyak kalangan yang memperkirakan bahwa Federal Reserve akan tetap mempertahankan kebijakan moneter dan suku bunganya pada pengumuman hasil pertemuan kebijakan bank sentral AS tersebut pada hari Rabu waktu setempat.

Dalam hal ini kebijakan suku bunga The Fed akan dipertahankan stabil, sembari merilis rincian rencana untuk mengakhiri pengurangan bulanan untuk neraca besar yang telah ditunggu-tunggu oleh para pelaku pasar global. Sejak awal tahun ini The Fed telah melemparkan isyarat adanya pendekatan yang lebih sabar untuk meningkatkan biaya pinjaman, yang mengakhiri siklus pengetatan moneter dalam tiga tahun secara bertahap, dengan sembilan kali kenaikan suku bunga, yang tujuh kali diantaranya dilakukan dalam kurun waktu 2017-2018.

Saat ini para investor menempatkan probabilitas sebesar 75% terhadap kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya nanti malam. Proyeksi suku bunga dan pertumbuhan ekonomi triwulanan baru akan dirilis dengan pernyataan kebijakan The Fed nanti malam, yang akan menunjukkan seberapa dekat pembuat kebijakan menyelaraskan dengan pandangan yang ada saat ini.

Proyeksi The Fed pada bulan Desember lalu, menyerukan adanya dua kali kenaikan suku bunga di tahun ini, namun diperkirakan akan dipangkas menjadi satu kali kenaikan secara luas di akhir pertemuan kebijakan di pekan ini. Para investor lebih intens untuk fokus kepada besaran neraca The Fed dan rencana dari bank sentral untuk berhenti mengurangi kepemilikan obligasi Treasury dan sekuritas berbasis hipotek setiap bulannya sebesar $50 milliar.

Diharapkan bahwa rincian megenai hal tersebut juga akan dirilis pada malam nanti, sehingga mampu memberikan petunjuk kepada para investor tentang seberapa lama penarikan tersebut akan berlanjut serta mengenai kemungkinan apa yang akan tersisa dalam portfolio aset dari The Fed saat program tersebut dihentikan.

Pada umumnya para pejabat The Fed akan merujuk kepada jadwal yang berakhir lebih cepat, dengan kemungkinan hanya beberapa bulan lagi sebelum mereka mencapai tingkat dimana hal tersebut dirasakan nyaman untuk laju pertumbuhan AS. Setelah membangun neraca selama krisis dan setelahnya, The Fed mulai “menormalkan” kepemilikannya pada Oktober 2017 dengan pengurangan yang stabil hingga $50 miliar per bulan.

Setelah mempelajari reaksi pasar keuangan terhadap laju pengurangan, serta penggunaan cadangan yang dipegang oleh lembaga-lembaga keuangan The fed, bank sentral AS tersebut memberikan kesimpulan mengenai cara paling efektif untuk mengelola suku bunga di masa depan, yaitu dengan cara menjaga ketersediaan cadangan yang cukup serta dengan membayar bunga terhadap segala kelebihan yang disimpan di Federal Reserve di luar batas minimum yang ditentukan, seperti misalnya memenuhi permintaan penarikan dari para konsumen.

The Fed saat ini merasa sudah dekat dengan ukuran yang sesuai dengan neraca keuangan mereka, seiring bank-bank yang menuntut lebih banyak cadangan untuk berbagai penggunaan, serta ditambah dengan pertumbuhan jumlah uang tunai yang beredar dan barang-barang lainnya. Namun demikian seperti apa nanti aset akhir yang lebih disukai, masih menjadi perdebatan.(WD)

Related posts