The Fed Khawatir Untuk Memberikan Akses Kepada Perusahaan Financial Technology

Jajaran pimpinan Federal Reserve merasa khawatir untuk memberikan akses infrastruktur keuangan negara kepada perusahaan financial technology seperti OnDeck Capital Inc dan Kabbage Inc, yang berpotensi menimbulkan perselisihan antara bank sentral dengan regulator lainnya.

Office of the Comptroller of the Currency (OCC) dan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), tengah menjajaki pemberian lisensi seperti bank federal kepada perusahaan teknologi keuangan yang menawarkan jasa keuangan seperti transfer uang dan pinjaman. Adapun rencana tersebut merupakan bagian dari dukungan yang lebih luas dari pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mendorong bisnis skala kecil serta sekaligus mempromosikan pertumbuhan lapangan kerja.

Lisensi dari pemerintah federal ini akan memungkinkan perusahaan fintech untuk mengurangi biaya regulasi mereka serta memperluas wilayah cakupan operasional dan produk jasa keuangan baru. Akan tetapi perusahaan mengatakan bahwa mereka enggan untuk melakukan investasi secara besar-besaran dalam upaya untuk berekspansi dalam skala nasional tanpa akses ke sistem pembayaran, layanan penyelesaian dan instrumen The Fed lainnya.

Selain itu The Fed nampaknya belum memutuskan apakah akan membiarkan mereka untuk masuk ke dalam sistem yang telah diatur secara lebih fleksibel. Banyak pejabat The Fed khawatir perusahaan-perusahaan ini tidak memiliki kontrol manajemen risiko yang kuat dan perlindungan konsumen yang dimiliki bank.

Mengenai hal tersebut Presiden Fed St Louis James Bullard kepada Reuters mengatakan bahwa perusahaan fintech mungkin menginginkan akses ke dalam sistem pembayaran, namun mereka tidak menginginkan regulasi yang menyertai pemberian akses tersebut, dan beliau khawatir hal ini akan menjadi sumber krisis di sektor keuangan.

Perusahaan seperti PayPal (PYPL.O) dan LendingClub Corp (LC.N) telah menarik jutaan pelanggan dengan menawarkan kenyamanan yang lebih besar atau harga yang lebih baik daripada bank konvensional. OCC dan FDIC mengatakan perusahaan-perusahaan semacam itu dapat memperluas akses ke layanan keuangan karena selama ini model operasional mereka hanya memakan biaya yang rendah sehingga memungkinkan mereka untuk menjangkau daerah-daerah yang dilayani dengan buruk dan menawarkan pinjaman kecil yang dinilai tidak ekonomis untuk bank-bank berskala besar.

Tetapi beberapa perusahaan fintech mengatakan mereka enggan menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam mengajukan dan mempertahankan lisensi fintech OCC yang baru, kecuali jika The Fed memberi mereka akses ke dalam sistem pembayaran, sehingga mereka tidak harus bergantung kepada bank untuk mengarahkan uang untuk mereka.(WD)

Related posts