Header Ads

The Fed Mengabaikan Kritikan Trump Terhadap Kebijakan Moneternya

Sikap The Fed yang lebih optimis mendominasi hasil keputusan rapat kebijakan bank sentral yang diumumkan semalam. Meskipun dihantam oleh kritikan dari Presiden AS Donald Trump yang mengatakan bahwa langkah Federal Reserve dengan suku bunga yang lebih tinggi berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi AS, namun bank sentral memberikan indikasi bahwa mereka tetap dengan perkiraan kenaikan suku bunga di dua pertemuan kebijakan mereka di tahun ini.

Delapan anggota termasuk Ketua Fed Jerome Powell dan Randal Quarles selaku Wakil ketua The Fed untuk pengawasan, yang keduanya ditunjuk oleh Trump, telah menyetujui dengan suara bulat bahwa ekonomi AS saat ini dalam kondisi yang kuat, sehingga mereka masih tetap berada di jalur kenaikan suku bunga di pertemuan September mendatang. Seorang analis Fed funds futures di CME Group, melihat bahwa saat ini para investor merasa yakin The Fed akan menaikkan suku bunga di September dan Desember mendatang. Keyakinan terhadap ekonomi inilah yang akan mendukung kenaikan suku bunga The Fed, ditambah dengan penjelasan Trump atas komentarnya terhadap The Fed.

Trump menjelaskan bahwa semua itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk ekonomi, sehingga mematahkan tuduhan bahwa dirinya berusaha mempengaruhi kebijakan moneter untuk kepentingan politiknya, seperti yang dilakukan oleh Presiden Richard Nixon yang menekan The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga menjelang pemilu AS tahun 1972. Selama kampanye pemilihan presiden AS 2016 lalu, Trump juga melempar tuduhan terhadap Janet Yellen yang dinilai “bermain” politik untuk menjaga suku bunga tetap rendah guna membantu calon pemilih Hillary Clinton selaku kandidat presiden pesaingnya. Sebagian kalangan menilai bahwa penunjukkan Jerome Powell oleh Trump sebagai pengganti Yellen, telah membuat Powell mendapatkan sambutan yang lebih hangat, meskipun dirinya mengatakan secara luas bahwa akan tetap mengikuti jalur yang telah disusun oleh Yellen.

Sejak menjadi Ketua The Fed, Powell telah menaikkan suku bunga The Fed dari hampir nol menjadi 2.0%, sekaligus menarik sejumlah langkah kebijakan darurat saat kepemimpinan Janet Yellen sebelumnya. Selama menjadi Gubernur The Fed, Jerome Powell menunjukkan bahwa dirinya berpihak kepada kebijakan Janet Yellen, namun saat menjadi Ketua The Fed, dirinya dinilai telah berhasil menaikkan suku bunga dua kali sekaligus mendapat poin bagus dari legislator Partai Republik yang telah menyuarakan kenaikan suku bunga sejak saat kepemimpinan Presiden Barrack Obama.(WD)

Related posts