Header Ads

Tingkat Pengangguran Korea Selatan Mencatat Kenaikan Di Bulan April

Tingkat pengangguran dan total jumlah pengangguran di Korea Selatan mengalami kenaikan di bulan April dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, sehingga mencatat angka pengangguran April yang terburuk sejak tahun 2000 silam.

Kenaikan jumlah pengangguran selama bulan tersebut, terjadi akibat laju pertumbuhan lapangan kerja yang mengalami perlambatan dari dua bulan sebelumnya. lembaga statistik Korea Selatan melaporkan data tingkat pengangguran yang berada di angka 4.4% di bulan April, atau naik 0.3 poin persentase dari bulan yang sama di tahun sebelumnya. Sementara untuk jumlah pengangguran di negara tersebut dilaporkan secara keseluruhan bertambah sebanyak 84 ribu menjadi 1.25 juta orang pada periode yang sama.

Sedangkan untuk lapangan kerja selama bulan April, hanya bertambah sebanyak 171 ribu pekerjaan, atau lebih rendah dari 263 ribu pekerjaan di bulan Februari dan 250 ribu pekerjaan selama bulan Maret sebelumnya. Untuk tambahan pekerjaan periode bulanan yang sebelumnya berhasil mempertahankan level 200 ribu hingga 300 ribu, terhitung hingga Januari 2018, mengalami penurunan tajam menjadi 104 ribu di bulan berikutnya dan terus mengalami pelemahan selama 12 bulan berturut-turut, sejak mencatat penambahan lapangan kerja sebanyak 190 ribu di bulan Januari lalu.

Secara detil dilaporkan bahwa sektor layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial mencatat pertumbuhan lapangan kerja paling besar sebanyak 127 ribu posisi pekerjaan, seiring laju perekrutan publik yang mendapatkan dukungan dari pemerintah. Layanan pendidikan tercatat menambah sebanyak 55 ribu posisi pekerjaan dan layanan di bidang sains dan teknologi berhasil menambah lapangan kerja sebanyak 49 ribu posisi pekerjaan.

Akan tetapi sektor ritel dan grosir justru memangkas hingga 76 ribu pekerjaan selama bulan April lalu. Selain itu sektor manajemen fasilitas dan layanan leasing memangkas sebanyak 53 ribu pekerjaan dan sektor manufaktur memangkas sebanyak 52 ribu pekerjaan dalam periode yang sama.

Sejak bulan April tahun 2018 lalu, sektor manufaktur memang telah memangkas lapangan pekerjaan, namun pengurangan ini berhasil diredam hingga setengahnya dari bulan sebelumnya berkat peningkatan rekrutmen di industri kimia.

Jika dilihat dari usia angkatan kerja utama di usia 40 tahun dan 30 tahun, masing-masing kehilangan lapangan pekerjaan hingga sebanyak 187 ribu dan 90 ribu, akibat dari berlanjutnya PHK di sektor manufaktur, yaitu sektor dimana mayoritas angkatan kerja di usia tersebut dipekerjakan.

Tingkat pengangguran untuk kaum muda usia 15 hingga 29 tahun, mencapai level tertingginya selama 19 tahun di 11.5% pada bulan lalu, atau mencatat kenaikan 0.8 poin persentase dari periode yang sama di tahun lalu.(WD)

Related posts