Header Ads

Trump Berpotensi Meningkatkan Ancaman Trade War Dengan Uni Eropa

Presiden AS Donald Trump telah menetapkan pandangannya untuk merestrukturisasi hubungan perdagangan AS dan Uni Eropa dengan nilai lebih dari $1 triliun, sehingga meningkatkan ancaman perang dagang besar berikutnya di saat ekonomi global mengalami perlambatan.

Trump yang baru-baru ini telah menandatangani kesepakatan perdagangan fase pertama yang dianggap mampu mendinginkan perang perdagangan dengan Cina, menyebut bahwa posisi Uni Eropa lebih buruk dibandingkan Cina dalam hal perdagangan dan mengancam akan mengenakan tarif terhadap produk mobil dan sejumlah produk lainnya.

Para pejabat Eropa mengatakan mereka bersedia bekerja sama dengan Trump untuk mengatasi beberapa gangguan dalam hubungan itu, tetapi mereka memperingatkan bahwa mereka akan membalas terhadap segala upaya AS untuk menghukum perdagangan kawasan tersebut.

Salah seorang anggota parlemen senior dari Partai Konservatif Jerman, Norbert Roettgen mengatakan bahwa di bidang ekonomi ada keseimbangan yang cocok antara AS dengan Uni Eropa, namun pihaknya akan tetap melakukan pembelaan diri, yang mana mereka akan merespon tarif AS dan mengetahui bagaimana cara menyusun kebijakan perdagangan supaya berjalan efektif.

Dalam jangka pendek kemungkinan kesepakatan diantara keduanya akan seperti perjanjian fase pertama, yang dinilai tidak menyelesaikan masalah mendasar tetapi akan memungkinkan kedua belah pihak untuk menyatakan gencatan senjata.

AS dan Uni Eropa tengah menghadapi konflik yang mengakar mengenai subsidi maskapai, hambatan perdagangan pertanian serta rencana Uni Eropa untuk mengenakan pajak pada perusahan digital AS. Uni Eropa adalah pasar ekspor utama AS pada tahun 2018, sebelum Inggris meninggalkan blok tersebut, yang didominasi oleh produk-produk aerospace dan produk komputer.

Selama bulan Desember World Trade Organization, yang bertindak sebagai pengadilan tertinggi terhadap perselisihan perdagangan internasional, menjadi lumpuh akibat dari pemerintahan Trump yang berulang kali memblokir penunjukkan hakim baru.

Setelah pertemuan positif pertama antara Trump dan pemimpin baru Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss pada Januari lalu, secara mengejutkan Trump mengatakan akan memperluas tarif untuk produk baja yang pertama kali diberlakukan di tahun 2018 lalu.

Kepala perdagangan dan pertanian untuk delegasi Uni Eropa di Washington, Tomas Baert mengatakan bahwa Komisaris Perdagangan Uni Eropa Phil Hogan akan melakukan perjalanan ke Washington setiap bulan untuk mencoba membuat kesepakatan terbatas.

Pemerintahan Trump, yang telah mengejar agenda “America First” yang bertujuan menyeimbangkan kembali arus perdagangan global yang menguntungkan Amerika Serikat, telah mengancam akan mengenakan tarif 25% untuk mobil asing dan suku cadang dari Eropa.

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengatakan bahwa pemerintahan Trump untuk sementara akan menangguhkan rencananya untuk memberlakukan pajak impor mobil dari Eropa. Namun Baert merasa yakin bahwa ancaman tarif akan terus berlanjut, karena Trump dikenal sebagai presiden AS yang lebih mengedepankan kebijakan tarif bagi perdagangannya.(WD)

Related posts