Trump Kembali Mengeluh Tentang Kenaikan Suku Bunga Fed

Presiden Trump

Presiden AS Donald Trump sekali lagi menunjukkan ketidaksenangannya dengan kebijakan Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang dia tunjuk sendiri tentang kebijakan untuk menaikkan suku bunga dan mengatakan bank sentral AS harus berbuat lebih banyak untuk membantunya dalam meningkatkan perekonomian.

Di tengah-tengah sengketa perdagangan internasional, dalam wawancara Trump dengan Reuters pada hari Senin kemarin. Trump juga menuduh Cina dan Eropa memanipulasi mata uang mereka.

Presiden Amerika Serikat jarang mengecam kebijakan Fed dalam beberapa dekade terakhir karena kemandiriannya dipandang penting untuk stabilitas ekonomi. Trump telah meninggalkan praktik masa lalu tersebut dan mengatakan dia tidak akan malu dan akan mengkritik jika Fed terus menaikkan suku bunganya.

Pada bulan Juli lalu, Trump mengkritik mengkritik kebijakan pengetatan kebijakan moneter dengan menaikan suku bunga. Pada hari Senin dia mengatakan Fed harus lebih akomodatif terhadap pada suku bunga.

“Saya tidak senang dengan kenaikan suku bunganya, tidak. Saya tidak senang,” kata Trump dalam wawancarnya terhadap reuters pada hari Senin.

Setelah pernyataan Trump tersebut bursa saham AS turun dan dolar AS turun tipis terhadap sejumlah mata uang.

Trump yang mengkritik kebijakan pengetatan Fed, mengatakan bahwa negara-negara lain mendapat manfaat dari langkah-langkah bank sentral mereka selama pembicaraan perdagangan yang sulit, tetapi Amerika Serikat tidak mendapatkan dukungan dari Fed.

“Kami sedang bernegosiasi dengan sangat kuat dan kuat dengan negara-negara lain. Kami akan menang. Tetapi selama periode waktu ini saya harus diberi bantuan oleh Fed. Negara-negara lain diakomodasi,” kata Trump.

The Fed telah menaikkan suku bunga dua kali tahun ini dan diperkirakan akan melakukannya lagi pada bulan depan dengan inflasi harga konsumen naik menjadi 2.9 persen pada bulan Juli, level tertinggi dalam enam tahun, dan tingkat pengangguran turun sebesar 3.9 persen, level terendah dalam sekitar 20 tahun.

Related posts