Turki Resmi Adukan AS Ke WTO

Turki telah memulai pengaduan sengketa kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap tarif tambahan yang dikenakan oleh Amerika Serikat pada impor baja dan aluminium Turki, WTO mengatakan pada hari Senin (20/8).

Langkah itu sebelumnya sudah terindikasi dan muncul setelah Presiden Donald Trump bulan ini mengatakan dia akan menggandakan tarif pada impor logam Turki karena pengadilan Turki melakukan tuduhan terorisme kepada seorang pendeta Kristen evangelis AS.

Pendeta, yang berasal dari North Carolina, telah tinggal di Turki selama dua dekade. Dia telah menjadi pemicu dalam kerenggangan diplomatik antara dua sekutu NATO. Krisis yang terjadi memperdalam gejolak di pasar keuangan Turki.

Turki telah melakukan konsultasi dengan WTO terkait sengketa perdagangan dengan Amerika Serikat mengenai tarif tambahan yang dikenakan oleh Amerika Serikat pada produk baja dan aluminium. Berdasarkan konsultasi sengketa tersebut, kedua belah pihak memiliki waktu 60 hari untuk mencari solusi, kemudian masalah tersebut dapat masuk ke Badan Penyelesaian Perselisihan WTO.

Mengkritisi hubungan AS dengan Ankara, Trump bulan ini mengesahkan tarif dua kali lipat pada aluminium dan baja yang diimpor dari Turki, membuat mereka masing-masing dikenakan tarif 20 persen dan 50 persen.

Related posts