UE Menawarkan Dibentuknya Serikat Pabean Kepada Inggris

Pihak Uni Eropa akan menawarkan kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May, sebuah serikat pabean di Inggris sebagai cara mengatasi masalah perbatasan Irlandia, namun hal ini nampaknya harus melewati negosiasi di luar Withdrawal Agreement sebagai perjanjian terpisah. Dalam Withdrawal Agreement akan terkandung komitmen khusus untuk pengaturan pabean di seluruh Inggris melalui jalur hukum, namun komitmen ini menyebutkan bahwa serikat pabean Uni Eropa-Inggris akan memerlukan perjanjian formal secara terpisah.

Akan tetapi pihak Uni Eropa dan pemerintah Irlandia masih bersikeras bahwa backstop khusus Irlandia Utara berjalan di tempat, bahkan hal inipun masih dianggap belum berfungsi meskipun pengaturan pabean di seluruh Inggris yang dinegosiasikan terpisah. Sejak lama London telah mencari pengaturan pabean di seluruh Inggris sebagai cara untuk menghindari pemeriksaan bea cukai di kedua perbatasan Irlandia dan di sepanjang laut Irlandia.

Pada kesempatan berbicara di House of Commons, Theresa May menyampaikan uraian mengenai empat langkah yang diminta Inggris untuk mencapai kesepakatan, termasuk komitmen untuk wilayah pabean bersama antara Inggris dan Uni Eropa yang mengikat secara hukum, namun dalam kesempatan tersebut May tidak menyampaikan proposal mengenai Irlandia sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama. Komisi Eropa telah menyarankan adanya pemeriksaan pabean barang-barang antara Inggris dan Irlandia Utara dapat dilakukan melalui penggunaan teknologi scanning dan barcode.

Secara khusus harus diputuskan apakah Inggris akan berusaha untuk bernegosiasi, menandatangani serta mengimplementasikan kesepakatan perdagangannya sendiri, atau apakah masih akan memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas yang saat ini dimiliki oleh pihak Uni Eropa dengan negara-negara dunia ketiga.(WD)

Related posts