UK Consumer Spending Meningkat Di Bulan Oktober

Laju belanja konsumen Inggris mengalami peningkatan sedikit di bulan Oktober lalu, meski demikian data tersebut masih memberikan tanda bahwa konsumen Inggris kembali ke pola belanja dengan potongan harga di musim panas lalu seiring kurangnya kepercayaan mengenai prospek ekonomi.

Lembaga British Retail Consortium mengatakan bahwa total belanja ritel di bulan Oktober naik 1.3% dibandingkan tahun sebelumnya, setelah mencatat pertumbuhan 0.7% di bulan September, yang menjadi level paling lambatnya selama hampir setahun. Sementara Barclaycard memperkirakan bahwa ukuran yang lebih luas dari belanja konsumen tercatat naik 4.4% di tingkat tahunan di bulan lalu, setelah mencatat perlambatan ke level terendahnya dalam lima bulan di 3.9% pada September lalu.

Direktur Barclaycard Esme Harwood mengatakan bahwa sektor ritel terus menghadapi tantangan, sementara laju ekonomi telah memberikan dorongan yang disambut baik bagi laju pengeluaran secara keseluruhan di bulan Oktober, menyusul konsumen yang membelanjakan uangnya lebih banyak di bulan lalu. British Retail Consortium menilai bahwa faktor cuaca yang lebih dingin di akhir Oktober, telah memberikan dukungan bagi para konsumen untuk membeli pakaian musim dingin, namun prospek diskon “Black Friday” di bulan November telah menyebabkan konsumen sedikit menunda pembelian mereka. Laju penjualan ritel hanya tumbuh 0.1% lebih tinggi di tahun ini.

Hal ini dikomentarai oleh kepala eksekutif BRC, Helen Dickinson yang mengatakan bahwa secara keseluruhan pertumbuhan penjualan ritel masih lebih rendah menurut standar historisnya. Penjualan di bulan Oktober dinilai hanya memperlihatkan sedikit peningkatan dari tahun sebelumnya, menyusul sikap hati-hati dari para konsumen yang masih berlanjut. Barclaycard mengatakan bahwa tingkat kepercayaan konsumen terhadap ekonomi berada di level terendahnya sejak Juli 2017 dan tercatat sebagai yang terendah sejak survei di sektor ini dimulai pada 2014, sehingga memberikan cerminan mengenai ketidakpastian ekonomi dan politik yang sedang berlangsung saat ini.(WD)

Related posts