Waspadai Hard Brexit Mendorong Konsumen Inggris Menekan Pembelian Dibulan Maret

Pengeluaran konsumen menurun pada bulan Maret karena kekhawatiran terjadinya hard Brexit dan menunda pembelian karena menunggu waktu liburan Paskah.

Total penjualan ritel turun 0.5 persen, dibandingkan dengan kenaikan 2.3 persen ditahun sebelumnya ketika liburan pada bulan Maret, Konsorsium Ritel Inggris dan KPMG mengatakan pada hari Selasa. Dalam basis bulan, penjualan turun minus 1.1 persen dibulan Maret dari minus 0.1% dibulan Februari. Ketidakpastian proses Brexit telah menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat Inggris dan pelaku bisnis.

Pada hari Senin kemarin, Parlemen Inggris menyetujui undang-undang yang memberi para anggota parlemen kekuatan untuk meneliti dan bahkan mengubah permintaan Perdana Menteri Theresa May agar Uni Eropa setuju untuk menunda Brexit hingga 30 Juni.

May telah meminta Uni Eropa untuk memperpanjang keanggotaan UE di Inggris agar memungkinkan perundingan dengan Partai Buruh oposisi dalam mencari rencana keluar yang berbeda sebagai upaya terakhir untuk menjaga kontrol setelah parlemen menolak perjanjian Brexit hingga tiga kali.

Tetapi anggota parlemen menginginkan jaminan hukum tambahan terhadap “keluarnya kesepakatan” yang terjadi pada 12 April – hari keluar saat ini – dan telah membuat undang-undang yang memaksa para menteri untuk berkonsultasi dengan parlemen pada hari Selasa sebelum May pergi ke Brussels.

“Majelis parlemen malam ini sangat menegaskan pandangan mereka bahwa tidak ada kesepakatan akan sangat merusak pekerjaan, manufaktur dan keamanan negara kita,” kata anggota parlemen Yvette Cooper, salah satu dari mereka yang bertanggung jawab untuk mengusulkan undang-undang tersebut.

RUU ini memberi anggota parlemen kesempatan untuk membuat perubahan yang mengikat secara hukum terhadap tanggal keberangkatan yang diminta May selama debat yang dijadwalkan berlangsung 90 menit pada hari Selasa. Perdana menteri akan mempertahankan beberapa kebebasan untuk menyetujui tanggal yang berbeda dengan UE.

May akan melakukan perjalanan ke Paris dan Berlin pada hari Selasa untuk menekan permintaannya dalam penundaan singkat, sebelum secara resmi dibahas oleh para pemimpin Uni Eropa pada pertemuan puncak khusus pada hari Rabu.

Related posts