Header Ads

Weidmann : ECB Harus Memastikan Laju Inflasi Bergerak Konsisten

Dalam kesempatan berbicara di perhelatan yang diadakan oleh Berlin Foreign Press Club, Presiden Bundesbank, Jens Weidmann mengatakan bahwa seharusnya European Central Bank harus memutar kembali program stimulusnya untuk memastikan laju inflasi tetap bergerak konsisten dengan targetnya. Hal ini disampaikan oleh Weidmann sebagai salah satu kritikannya terhadap bank sentral Eropa yang dinilai terlalu lama menunda normalisasi kebijakan moneternya.

Dalam hal ini beliau mengatakan bahwa diakhirinya pembelian obligasi secara besar-besaran oleh ECB, seharusnya hanya sebagai langkah awal dalam sebuah proses yang mungkin memakan waktu bertahun-tahun lamanya, dan saat ini merupakan waktunya untuk mengeluarkan kebijakan moneter yang sangat ekspansif serta langkah-langkah non-standar dengan mempertimbangkan efek samping dari langkah tersebut. Proses normalisasi kebijakan kemungkian akan terjadi secara bertahap selama beberapa tahun kedepan, namun hal ini dianggap sebagai sebuah keharusan untuk memastikan adanya upaya dari bank sentral dalam menentukan kebijakan moneter kedepannya.

Pekan ini sosok Jens Weidmann memang menjadi sorotan setelah harian Jerman, Handelsblatt mengatakan bahwa Kanselir Angela Merkel nampaknya sudah tisak antusias untuk mempromosikan beliau sebagai kandidat pengganti pemimpin ECB, Mario Draghi di tahun depan. Terkait debat mengenai apakah laju inflasi sudah cukup tinggi, Weidmann mengatakan bahwa proyeksi ECB untuk laju inflasi di tahun 2020 sebesar 1.7%, merupakan sebuah konsistensi dari bank sentral untuk memacu inflasi berada sedikit dibawah target 2%, yang mana ini sedikit bertentangan dengan pandangan yang disuarakan oleh Mario Draghi.

Seperti dilaporkan sebelumnya, laju inflasi Eropa naik menjadi 2.1% di bulan lalu, menyusul tingginya harga energi. Namun angka ini kemungkinan akan turun dibawah 2% dalam beberapa bulan mendatang seiring tekanan harga domestik.(WD)

Related posts