WTO Menurunkan Outlook Prospeks Perdagangan Global

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Kamis menurunkan prospeknya untuk perdagangan global karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara pasar-pasar penting dunia dan kondisi pasar kredit yang lebih ketat.

Organisasi yang berbasis di Jenewa sekarang mmeperkirakan pertumbuhan volume perdagangan barang mencapai 3.9 persen pada 2018. Selanjutnya mengalami pertumbuhan yang melambat di tahun depan menjadi 3.7 persen.

Perkiraan baru untuk 2018 berada di bawah perkiraan sebelumnya WTO sebesar 4.4 persen tetapi jatuh dalam kisaran 3.1 persen hingga 5.5 persen yang diindikasikan pada waktu itu. Pertumbuhan perdagangan pada 2018 saat ini kemungkinan besar jatuh dalam kisaran 3.4 persen hingga 4.4 persen.

WTO mengharapkan perdagangan untuk terus berkembang tetapi pada kecepatan yang lebih moderat dari perkiraan sebelumnya.

Direktur Jenderal WTO Roberto Azevêdo mengatakan, “Meskipun pertumbuhan perdagangan tetap kuat, penurunan ini mencerminkan meningkatnya ketegangan yang kita lihat antara mitra dagang utama. Lebih dari sebelumnya, sangat penting bagi pemerintah untuk bekerja melalui perbedaan mereka dan menahan diri.”

“WTO akan terus mendukung upaya-upaya itu dan memastikan bahwa perdagangan tetap menjadi penggerak standar hidup yang lebih baik, pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja di seluruh dunia,” tambah Azevêdo.

Presiden AS Donald Trump telah memulai sengketa perdagangan dengan China dan telah memberlakukan tarif impor 10 persen pada barang senilai $ 200 miliar lainnya yang dibuat di China sehingga totalnya menjadi lebih dari $ 500 miliar. China menanggapi dengan memberlakukan tarif 25 persen atas barang-barang AS termasuk impor kendaraan.

Trump telah memperingatkan untuk mengenakan tarif pada hampir semua barang-barang China jika Cina tidak mundur.

Pada Maret, Trump juga memberlakukan tarif 25 persen untuk impor baja dan 10 persen untuk aluminium impor dari tiga zona perdagangan guna melindungi industri baja AS.

“Efek ekonomi langsung dari langkah-langkah ini telah moderat hingga saat ini tetapi ketidakpastian yang mereka hasilkan mungkin sudah berdampak melalui pengurangan belanja investasi,” kata WTO dalam sebuah pernyataan.

Related posts