Header Ads

Yellen : Intervensi Trump Menjadi Kontraproduktif Bagi The Fed

Dolar melemah pada perdagangan hari Senin di tengah perubahan harga di pasar ekuitas AS dan data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Data penjualan ritel yang lebih lunak membebani Greenback. Dimana penjualan di toko ritel dan restoran naik 0.1% pada bulan September, menurut laporan data dari Departemen Perdagangan, yang berada di bawah perkiraan para ekonom untuk kenaikan 0.7%.

Indeks Dollar, yang mengukur mata uang AS terhadap sekeranjang 16 mata uang lainnya, baru-baru ini turun 0.3% menjadi 89.47. Sementara itu, mata uang safe haven lainnya naik. Dengan Dolar melemah 0.4% terhadap yen, serta turun 0.5% terhadap Swiss franc.

Beberapa investor menjadi lebih berhati-hati memiliki potongan besar portofolio mereka di aset Amerika, karena kekhawatiran tumbuh bahwa perang perdagangan global yang semakin intensif dan defisit yang meluas dapat membawa kerugian pada perekonomian negara.

Di sisi lain, Mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan serangan Presiden Trump pada bank sentral bisa menjadi kontraproduktif jika mereka menyebabkan investor meragukan komitmen The Fed untuk menjaga inflasi dalam pengawasan.

Yellen mengatakan pada hari Senin di konvensi tahunan Asosiasi Mortgage Bankers bahwa dia tidak berpikir bank sentral atau penggantinya sebagai ketua Fed, yaitu Jerome Powell, akan dipengaruhi oleh kritik dariTrump minggu lalu, di mana dia mengatakan The Fed “Sudah gila” dalam kampanyenya untuk perlahan-lahan menaikkan biaya pinjaman jangka pendek. Komentar itu muncul di tengah aksi jual terbesar dalam harga saham dalam kurun lebih dari tujuh bulan.

Yellen mengatakan dia tidak terlalu khawatir tentang apa yang disebut inversi kurva imbal hasil, ketika tingkat suku bunga jangka pendek naik di atas tingkat jangka panjang.

Related posts