Adidas Melaporkan Kenaikan Laju Penjualan Yang Lebih Rendah Dari Ekspektasi

Perusahaan peralatan olahraga asal Jerman, Adidas meningkatkan panduan keuntungan mereka di tahun 2018 ini, sembari mengutip kinerja keuangan yang kuat dalam sembilan bulan pertama di tahun ini. Namun demikian pihaknya memangkas target pendapatannya seiring pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan di pangsa pasar Eropa Barat.

Sementara itu Adidas diketahui telah berhasil mengambil pangsa pasar di wilayah Amerika Utara dari saingan terbesar mereka asal AS, Nike yang selama ini telah menjadi pemimpin pasar peralatan olahraga di kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika dengan mencatat kenaikan 9% di penjualan dalam tiga bulan yang berakhir di Agustus lalu.

Pihak Adidas telah mengeluarkan peringatan bahwa laju penjualan di kawasan Eropa Barat kemungkinan tidak akan menunjukkan pertumbuhan maupun penurunan lebih lanjut pada periode semester kedua tahun ini, setelah perusahaan tersebut gagal untuk memfokuskan diri terhadap peluncuran lebih banyak produknya. Perusahaan yang didirikan oleh Adi Dassler tersebut menilai bahwa laba bersih dari operasional mereka terus mengalami pertumbuhan antara 16% hingga 20% menjadi berkisar antara 1.66 milliar Euro hingga 1.72 milliar Euro atau setara dengan $1.90-$1.97 milliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan panduan sebelumnya yang memperkirakan pertumbuhan antara 13% hingga 17%.

Untuk laju penjualan selama kuartal ketiga dilaporkan naik 8% menjadi 5.873 milliar Euro, masih lebih rendah jika dibandingkan dengan perkiraan analis sebesar 5.92 milliar Euro. Sedangkan tingkat laba bersih justru mengalami lonjakan sebesar 19% menjadi 656 juta Euro, atau tercatat lebih tinggi dari perkiraan laba sebesar 619 juta Euro dari para analis.(WD)

Related posts