Alibaba Berencana Membeli Saham Dari STO Express Co

Perusahaan e-commerce raksasa asal Cina, Alibaba Group Holding Ltd berencana untuk membeli saham STO Express Co Ltd hingga 14% dengan nilai kesepakatan mencapai $693 juta, yang mana kesepakatan ini menandai investasi keempat yang signifikan dari Alibaba di perusahaan kurir Cina.

Pasca berita tersebut, nilai saham STO Express melonjak hingga mencapai batas 10% di sesi pembukaan perdagangan di bursa saham Shenzen. Dalam sebuah pernyataan STO Express mengatakan bahwa pemegang saham pengendali berencana untuk mendirikan anak perusahaan baru yang akan memiliki 29.9% saham di perusahaan kurir tersebut.

Pada gilirannya Alibaba akan menginvestasikan hingga senilai 4.66 milliar Yuan ($693.44 juta), atau sekitar 49% saham di anak perusahaan baru yang akan dibentuk tersebut, dengan ekstensi memiliki lebih dari 14% saham di STO Express.

Dalam sebuah pernyataan terpisahnya, pihak Alibaba telah memberikan konfirmasinya mengenai investasi mereka di salah satu dari lima perusahaan pengiriman ekspres terbesar di Cina. Sebelumnya STO Express merupakan salah satu dari beberapa perusahaan yang bekerja dengan Alibaba di bahwa divisi logistiknya, Cainiao yang diluncurkan pada 2013 silam.

Cainiao merupakan divisi logistik milik Alibaba yang menyediakan perangkat lunak dan barbagi data dengan gudang, operator serta perusahaan logistik lainnya yang membantu mengirimkan paket ke pembeli di situ e-commerce milik Alibaba, Tmall dan Taobao. Cainiao bekerja sama dengan sejumlah perusahaan logistik untuk memastikan paket dikirimkan ke tujuan dan sekaligus memastikan vendor untuk melakukan pembayarannya, namun hubungan Cainiao dengan mitranya terkadang tidak berjalan dengan baik.

Seperti yang terjadi di tahun 2017, saat Cainiao untuk sementara waktu melarang perusahaan kurir Cina SF Express yang menerima kiriman dari vendro e-commerce Alibaba, akibat perselisihan mengenai kepemilikan data pelanggan.(WD)

Related posts