Header Ads

Alibaba Tidak Berencana Lagi Membuka 1 Juta Lapangan Kerja Di AS

Pendiri dan pimpinan Alibaba (NYSE:BABA) Group Holding Ltd. Jack Ma mengatakan janjinya untuk menciptakan 1 juta pekerjaan di AS tidak mungkin dipenuhi karena kondisi perang perdagangan AS-China.

“Janji itu dibuat atas dasar kemitraan yang kolaboratif dan bersahabat antara AS-China dan hubungan perdagangan yang rasional,” Ma mengatakan kepada situs berita China Xinhua pada hari Rabu. “Premis itu sudah tidak ada lagi hari ini, jadi janji kita tidak bisa dipenuhi.”

“Situasi saat ini telah menghancurkan semuanya. Tidak ada cara untuk menyelesaikan janji sekarang, tetapi kami tidak akan berhenti bekerja keras untuk mempromosikan hubungan bilateral perdagangan China-AS yang sehat.” kata Ma dalam sebuah wawancara.

Sebagaimana yang telah diketahui bersama, Jack Ma telah membuat janji untuk menciptakan 1 juta pekerjaan di AS selama pertemuan dengan Donald Trump pada Januari 2017 sebelum pelantikan Trump sebagai presiden AS.

“1 juta pekerjaan selama lima tahun ke depan dengan memungkinkan 1 juta usaha kecil dan petani Amerika untuk menjual barang-barang AS ke China dan konsumen Asia dengan menggunakan platform Alibaba,” kata Ma kemudian.

Ma telah menjadi semakin kritis terhadap kondisi pertempuran perdagangan antara AS dan China, memperingatkan bahwa itu akan merusak bisnis di seluruh dunia. Pada hari Selasa, dia memperingatkan para pebisnis dan pemimpin politik China untuk mempersiapkan konflik tersebut yang dapat berlangsung selama 20 tahun karena kedua negara bertempur untuk supremasi ekonomi dan akan menjadi “kekacauan” bagi semua pihak yang terlibat.

“Dalam jangka pendek, komunitas bisnis di China, AS, Eropa semua akan mendapat masalah,” kata Ma pada hari Selasa, saat berpidato di hari investor Alibaba di Hangzhou. “Benda (trade war) ini akan bertahan lama. Jika Anda menginginkan solusi jangka pendek, tidak ada solusi.” (hdr)

Related posts