Header Ads

Apple Menghapus 25,000 Aplikasi Ilegal Dari App Store Di China

Apple Inc. (AAPL) diberitakan telah menghapus lebih dari 25,000 aplikasi ilegal dari App Store-nya di China setelah mendapat kecaman keras dari media resmi pemerintah China karena gagal melarang konten online ilegal di platformnya.

Menurut berbagai laporan media, pembuat iPhone menghapus aplikasi ilegal ini saat mereka menjual tiket lotre palsu dan menawarkan layanan judi. Aplikasi ini hanya mewakili 1.4 persen dari jumlah total di App Store di China.

Penyiar negara China dari China Central Television (CCTV) melaporkan bahwa Apple telah menghapus 500 aplikasi offline dengan kata kunci lotre antara 31 Juli sampai dengan 13 Agustus, di samping lebih dari 4,000 aplikasi terkait perjudian pada 9 Agustus untuk mematuhi peraturan yang berlaku.

“Aplikasi perjudian adalah ilegal dan tidak diizinkan di App Store di China. Kami telah menghapus banyak aplikasi dan pengembang natal mencoba mendistribusikan aplikasi perjudian ilegal di App Store kami dan kami waspada untuk menghentikan mereka dari App Store, ” kata Apple dalam sebuah pernyataan.

Awal tahun ini, pemerintah China melaksanakan tindakan keras terhadap konten online ilegal termasuk berita politik yang sensitif, gosip selebriti dan konten lain yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai sosialis. Karena China adalah pasar terbesar kedua Apple setelah AS, raksasa teknologi itu tidak dapat begitu saja mengabaikan hukum ketat China.

Ada juga kekhawatiran bahwa Apple juga bisa terkena dampak negatif karena perselisihan perdagangan antara AS dan China.

Tahun lalu, Apple menghapus ratusan aplikasi jaringan pribadi virtual atau VPN atas permintaan Beijing. Sebuah VPN memperluas jaringan pribadi di seluruh jaringan publik dan memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima data melalui jaringan publik atau bersama karena VPN dapt digunakan melewati Great Firewall kepunyaan Pemerintah China. (hdr)

Related posts