Header Ads

AT & T Menangkan Gugatan Akuisisi $85M Untuk Time Warner Inc

dealAT & T Inc memenangkan gugatan di pengadilan untuk mengakuisisi Time Warner Inc sebesar US$ 85 miliar. Pengadilan menolak upaya pemerintah Presiden Donald Trump untuk membatalkan kesepakatan dan kemungkinan memicu gelombang merger perusahaan. Hakim Pengadilan Distrik AS Richard Leon tidak memaksakan syarat atas persetujuan penggabungan tersebut.

General Counsel AT & T David McAtee mengatakan bahwa perusahaan senang dengan hasilnya. “Kami senang bahwa setelah melakukan persidangan yang lengkap dan adil tentang manfaat, Pengadilan secara kategoris menolak gugatan pemerintah untuk memblokir merger kami dengan Time Warner,” kata McAtee dalam sebuah pernyataan. “Kami berharap untuk menutup merger pada atau sebelum 20 Juni sehingga kami dapat mulai memberikan hiburan video konsumen yang lebih terjangkau, mobile, dan inovatif.”

Saham Time Warner melonjak sekitar 5 persen dalam perdagangan diperpanjang. Saham AT & T turun sebanyak 2 persen.

Mengutip info dari Reuters, merger ini disetujui tanpa syarat dan dipandang sebagai titik balik bagi industri media konten seperti Netflix Inc dan Google yang memproduksi konten dan menjualnya secara online langsung ke konsumen tanpa memerlukan langganan kabel yang mahal. Distributor termasuk operator kabel, satelit dan nirkabel itu melihat pembelian perusahaan konten sebagai cara untuk menambah pendapatan.

“Saya menyimpulkan bahwa pemerintah telah gagal untuk memenuhi kewajibannya untuk menunjukkan bahwa merger itu kemungkinan akan secara substansial mengurangi persaingan,” ujar AS Richard Leon, Hakim Distrik AS di pengadilan.

Keputusan ini muncul meski ada kritik dari Trump yang menentang langkah AT & T Inc mengakuisisi pemilik HBO, CNN dan Studio Warner Bross itu. Kesepakatan itu diumumkan pada Oktober 2016 dan mendapat kecaman dari Trump. Trump menilai bahwa penguasaan media satu perusahaan akan membahayakan perekonomian.

Berdasarkan data Thomson Reuters, merger ini akan menjadi kesepakatan terbesar keempat yang pernah ada di telekomunikasi global, media dan ruang hiburan. Hal ini juga akan menjadi kesepakatan terbesar ke-12 di sektor apapun.

Related posts