Header Ads

AT&T Berhasil Meraih Pelanggan Lebih Banyak Dari Perkiraan

Operator nirkabel terbesar kedua di AS, AT&T Inc berhasil membukukan kenaikan jumlah pelangganya secara mengejutkan, namun hasil laporan laba pendapatan kuartalan justru belum sesuai dengan harapan sebelumnya, akibat dari unit bisnis TV satelit yang mengalami penurunan.

AT&T berhasil memperoleh 69,000 pelanggan telepon pascabayar di pasar AS, jauh lebih besar dibandingkan perkiraan analis yang memprediksi adanya penurunan jumlah pelanggan hingga 22,000, hasil riset oleh perusahaan FactSet. Namun perusahaan tersebut justru kehilangan lebih banyak pelanggan TV satelit mereka dibandingkan perkiraan Wall Street, hingga sebanyak 359,000 pelanggan, menyusul mereka mengesampingkan paket TV pricy untuk mendukung layanan video streaming yang lebih murah seperti Netflix dan Hulu.

Perusahaan tersebut memang telah mengurangi ketergantungan mereka terhadap bisnis telepon menyusul akuisisi terhadap Time Warner senilai $85 milliar di tahun ini, namun mereka nampaknya masih berjuang untuk tumbuh berkembang di pasar TV satelit. Mereka berhasil menutup pembelian Time Warner pada 14 Juni silam setelah memenangkan pertempuran pengadilan melawan Departemen Kehakiman AS yang menyatakan bahwa DirectTV AT&T akan menggunakan konten Time Warner untuk menaikkan biaya guna melawan perusahaan TV berbayar lainnya.

DirectTV Now merupakan layanan video streaming dari AT&T, yang diluncurkan untuk menarik kembali pemirsa mereka yang telah meninggalkan layanan TV satelit yang berbiaya relatif lebih mahal. Sementara itu pendapatan bersih selama periode kuartal ketiga dari AT&T memang dilaporkan mengalami kenaikan menjadi $4.7 milliar atai sekitar 65 sen per saham dari sebelumnya sebesar $3.0 milliar atau 49 sen per saham. Sedangkan untuk pendapatan operasional naik 15.3% menjadi $45.74 milliar, lebih besar dibandingkan perkiraan sebesar $45.65 milliar dari para analis.(WD)

Related posts