AT&T Membukukan Pendapatan Jauh Dibawah Perkiraan Analis

Laju pendapatan selama periode kuartal pertama yang berhasil diraih oleh perusahaan provider TV berbayar asal AS, AT&T Inc masih jauh dari perkiraan Wall Street, setelah mereka kehilangan banyak pelanggannya di hampir semua bisnis utamanya kecuali unit bisnis nirkabel.

AT&T kehilangan sebanyak 544 ribu pelanggan TV premium, yang merupakan kategori bisnisnya yang mencakup pelanggan satelit DirectTV dan U-bait TV, yang mana jumlah ini lebih banyak dibandingkan perkiraan hilangnya 385 ribu pelanggan yang dilansir oleh perusahaan riset FactSet.

Perusahaan tersebut diketahui telah berupaya keras untuk mempertahankan pelanggan mereka, disaat para pemirsa TV mulai beralih kepada layanan streaming seperti Netflix Inc. Untuk mampu bersaing dengan layanan jasa streaming yang saat ini semakin marak, AT&T telah meluncurkan layanan streamingnya sendiri, namun unit bisnis itupun juga kehilangan pelanggan selama periode kuartal pertama. Total pendapatan untuk kuartal pertama ini memang mengalami kenaikan hampir 18% menjadi $44.83 milliar, namun angka tersebut masih jauh dari harapan di $45.11 milliar.

Penghasilan dalam unit bisnis nirkabel AT&T mengalami kerugian akibat promosi smartphone yang sangat agresif. Sebelumnya perusahaan tersebut telah mencoba untuk mengurangi ketergantungannya terhadap unit bisnis telepon mereka, yang berkontribusi sekitar 40% dari total pendapatan operasional mereka, dengan menambahkan konten medua melalui akuisisi mereka terhadap Time Warner senilai $85 milliar.

Menurut data IBES dari Refinitiv disebutkan bahwa unit bisnis AT&T WarnerMedia yang mencakup Turner dan saluran TV premium HBO, melaporkan pendapatan sebesar $8.38 milliar selama periode kuartal pertama, namun perolehan ini masih jauh dari perkiraan analis sebesar $8.45 milliar.

Namun demikian perusahaan tersebut berhasil menambah sebanyak 80 ribu pelanggan telepon, yang mana ini mengalahkan perkiraan hilangnya 44 ribu pelanggan telepon dari para analis, seiring ketergantungan mereka pada promosi smartphone untuk mampu bersaing di pasar AS.

Akan tetapi Mobility, segmen terbesar AT&T dan yang meliputi bisnis nirkabelnya, memiliki pendapatan sebesar $17.57 milliar selama kuartal tersebut, kehilangan estimasi $17.65 milliar, karena promosi tersebut mengurangi pendapatan untuk unit.

Segmen usaha AT&T di Amerika Latin memiliki pendapatan sebesar $1.7 milliar selama kuartal pertama, turun dari sebelumnya di $2 milliar pada kuartal terakhir tahun lalu. Sebelumnya AT&T mengumumkan akan menjual ruang kantor di Hudson Yards di New York City seharga $2.2 miliar, yang rencananya akan digunakan untuk membayar utang.(WD)

Related posts