Baidu Mulai Merambah Ke Pangsa Pasar Teknologi AI Dan Self-Driving Car

Perusahaan penyedia layanan online search engine asal Cina, Baidu atau yang biasa disebut sebagai Google-nya Cina, telah berkembang secara agresif untuk mengembangkan teknologi canggih seperti artificial intelligence dan self-driving vehicles. Sebagai perusahaan teknologi besar Cina merupakan salah satu perusahaan internet terbesar di dunia dengan basis pengguna yang kuat.

Sekitar 70% pencarian internet Cina melalui Baidu, yang merupakan platform pencarian berbahasa Cina yang paling banyak dikunjungi di dunia dengan traffic pengunjungnya hanya dilampaui oleh Google, YouTube dan Facebook. Sebagian besar pendapatan Baidu didapat dari iklan online. Meskipun bisnis utamanya adalah internet search engine, namun Baidu juga menawarkan aplikasi peta, gambar, video dan platform berita kepada penggunanya. Baidu juga menjadi pemegang saham mayoritas saham di iQiyi atau yang lebih dikenal sebagai Netflix of China.

Namun demikian seperti perusahaan internet Cina lainnya, Baidu juga tunduk kepada Undang-Undang sensor online yang ketat dari pemerintahan Beijing. Saat ini Baidu juga melakukan investasi besar-besaran untuk proyek self-driving car dan telah membentuk kemitraan dengan Microsoft dan Intel serta bekerja sama dengan produsen otomotif BMW, Ford dan Daimler.

Perusahaan tersebut telah menetapkan visi mereka terhadap pangsa pasar di luar Cina dan langkah selanjutnya adalah mencoba mengembangkan teknologi Artificial Intelegent (AI) untuk pasar luar negeri, sehingga semakin mendekat kepada tujuan mereka untuk menjadi salah satu perusahaan teknologi besar dunia.(WD)

On Articles

Related posts