Bank of America Melaporkan Kenaikan Pendapatan Kuartal Keempat

Institusi perbankan asal AS, Bank of America Corp melaporkan laba kuartal keempat dengan hasil yang lebih baik dari perkiraan seiring pendapatan bunga dan pertumbuhan pinjaman yang lebih tinggi hingga melampaui penurunan pendapatan dari perbankan investasi dan perdagangan obligasi.

Hasil laba dari lembaga pemberi pinjaman terbesar kedua di AS tersebut, mendapat dukungan dari empat kali kenaikan suku bunga Federal Reserve di tahun lalu, serta ditambah dengan pasar tenaga kerja yang kuat sehingga mampu menjaga tingkat kredit macet mereka dalam kondisi yang baik dan laju pinjaman yang tetap dalam kondisi yang sehat.

Bank of America sangat bergantung kepada suku bunga yang lebih tinggi untuk memaksimalkan keuntungan, karena mereka memiliki kumpulan deposito dalam jumlah yang besar serta sekuritas hipotek yang sensitif terhadap laju suku bunga acuan dari bank sentral.

Tingkat pinjaman untuk konsumen naik sebesar 4% sementara pinjaman untuk sektor bisnis mencatat kenaikan hingga 2%. Total pendapatan bunga bersih, yang merupakan perbedaan antara apa yang pemberi pinjaman dapatkan dari pinjaman dan pembayaran deposito, mencatat kenaikan 7.3% menjadi $12.3 milliar, sementara setoran rata-rata naik hampir 2% menjadi $1.34 triliun dibandingkan kuartal sebelumnya.

Akan tetapi laju penjualan yang disesuaikan dan pendapatan perdagangan justru menurun 6% seiring pasar yang bergejolak menjelang akhir tahun lalu, sehingga membuat para investor merasa ragu untuk masuk ke dalam perdagangan. Sedangkan pesaing mereka JPMorgan Chase & Co dan Citigroup Inc justru melaporkan adanya penurunan sebanyak dua digit dalam pendapatan perdagangan obligasi pada awal pekan ini, yang mengacu pada penurunan pasar di bulan Desember di tengah penyebaran kredit yang lebih luas.

Para pemegang saham mereka mendapatkan kenaikan dividen menjadi sebesar 70 sen per saham di kuartal terakhir lalu dari 20 sen pada periode yang sama setahun sebelumnya. Sementara para analis rata-rata memperkirakan para pemegang saham mendapat sekitar 63 sen per saham.(WD)

Related posts