Barclaycard dan BRC: Keluhkan Turunnya Penjualan di Pengecer

Penjual Pengecer Inggris melaporkan pertumbuhan penjualan yang lamban bulan lalu karena pembeli potensial memilih untuk memanfaatkan sebagian besar uangnya di pub (bar) karena cuaca panas ekstrim di musim panas ini.

Konsorsium Retail Inggris (BRC) mengatakan pada Selasa bahwa toko-toko melaporkan pengeluaran total naik hanya 1,3 persen pada tahun sebelumnya, pertumbuhan terlemah sejak November tahun lalu, terlepas dari penurunan besar pada bulan April karena waktu liburan Paskah.

Sebaliknya, ukuran yang lebih luas dari belanja konsumen oleh Barclaycard, yang memproses hampir setengah dari pembayaran kartu di Inggris, naik 4,5 persen pada Agustus – didorong oleh lonjakan tahunan 11,9 persen dalam pembelanjaan di pub.

Peramal cuaca Inggris mengatakan 2018 telah menjadi musim panas terpanas sejak rekor pada 1910, meskipun suhu pada bulan Agustus lebih dekat ke rata-rata dibandingkan pada Juni dan Juli.

Supermarket, pub dan restoran telah mendapat manfaat dari cuaca panas, dan Piala Dunia sepak bola sebelumnya, ketika orang Inggris menikmati barbekyu dan makan serta minum di luar.

Sebaliknya, penjualan pakaian menderita bulan lalu karena pembeli menunda untuk membeli pakaian di musim gugur.

BRC mengatakan tekanan pada konsumen dari inflasi yang di atas target dan pertumbuhan upah yang lamban menghambat pengeluaran untuk barang-barang lain selain makanan. Kemudian cuaca dingin pada Agustus menyebabkan penjualan makanan juga turun.

Sementara itu, penjualan online terus melukai pengecer tradisional, dan total penjualan barang non-makanan di dalam toko turun paling banyak sejak rekor untuk kategori ini dimulai pada Januari 2012, turun 2,2 persen pada tahun ini.

Ke depan, Barclaycard mengatakan sepertiga orang yang disurvei berencana untuk mengendalikan pengeluaran musim gugur ini.

Data BRC didasarkan pada penjualan selama empat minggu hingga 25 Agustus, sementara angka Barclaycard berasal dari transaksi antara 22 Juli dan 18 Agustus, serta survei terhadap 1.697 konsumen yang dilakukan oleh perusahaan riset pasar YouGov pada 20 – 21 Agustus.

Related posts