Bayer Dan Lanxess Setuju Untuk Menjual Currenta

Grup perusahaan kimia asal Jerman, Bayer dan Lanxess telah menyetujui untuk menjual operator situs kimia terintegrasi, Currenta ke pihak Macquire Infrastructure and Real Assets (MIRA) dengan nilai penjualan mencapai 3.5 milliar Euro atau sekitar $3.9 milliar.

Penjualan tersebut termasuk juga hutang bersih dan kewajiban pensiun serta portofolio real estate terkait yang akan ditransfer oleh pihak Bayer ke Macquarie.

Kantor berita Reuters melaporkan rencana Bayer yang telah digagas sejak awal September lalu, sebagai bentuk upaya mendivestasikan 60% sahamnya di operator situ kimia, sebagai bagian dari serangkaian aset yang telah dimasukkan untuk mengurangi hutang sejak pengambilalihan Monsanto pada tahun lalu senilai $63 milliar. Chemical Parks yang memasok infrastruktur industri seperti listrik, uap, gas alam dan layanan kepada pihak produsen.

Pada sesi perdagangan pagi waktu Eropa, saham Bayer dan Lanxess masing-masing mencatat kenaikan 4.2% dan 3.8%, setelah mengamankan apa yang dikatakan oleh kalangan analis bahwa harga yang lebih baik dari perkiraan setelah menjalani negosiasi selama berbulan-bulan. Lanxess, yang semula bermaksud mempertahankan sahamnya, menerima sekitar 624 juta Euro dalam hasil setelah pengurangan pajak 20% untuk aset yang bernilai nol di neraca.

Lanxess menjadi salah satu yang memperoleh keuntungan terbesar dalam indeks midcap Jerman, MDAX. Analis di JPMorgan melihat Lanxess mendapat manfaat dari peningkatan fleksibiltas untuk akuisisi di masa depan, pembayaran yang lebih tinggi kepada pemegang saham serta pendanaan pensiun yang lebih baik.

Bisnis MIRA di Jerman, Hilko Schomerus, mengatakan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk tidak menjual bagian dari Currenta selama tiga tahun kedepan. Beliau menambahkan bahwa investasi akan menawarkan pengembalian yang memadai dengan risiko rendah dan pihaknya berniat untuk mempertahankan Currenta selama 10 hingga 12 tahun ke depan.

Kepemilikan Bayer di Currenta menghasilkan nilai ekuitas sekitar 1.17 miliar Euro setelah dikurangi utang bersih dan kewajiban pensiun. Selain itu, Bayer setuju untuk menjual real estat tempat Currenta beroperasi dengan harga 180 juta Euro.

Sementara Lanxess yang dikenal sebagai produsen pelumas aditif, bahan obat-obatan serta bahan kimia untuk penyamakan kulit, mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan perjanjian layanan dan pasokan dengan pihak MIRA selama 10 tahun pertama untuk menciptakan infrastruktur andal dengan kondisi yang kompetitif di wilayah Jerman sebagai lokasi produksi utama mereka.

Matthias Zachert selaku CEO Lanxess mengatakan bahwa penjualan saham mereka akan memberi kelonggaran finansial tambahan untuk memajukan kursus pertumbuhan dalam produksi bahan kimia khusus. Pada awalnya pihak Bayer berencana untuk menjual saham Currenta kepada mantan anak perusahaan bahan kimia industri, Covestro namun tidak dapat menyetujui penilaian terhadap perusahaan tersebut.

Covestro dan Lanxess yang merupakan mantan bisnis Bayer adalah pelanggan utama dari Currenta. Pada bulan Maret lalu reuters melaporkan bahwa pihak Macquarie telah muncul sebagai penawar utama untuk saham Bayer dan sekaligus mengalahkan DWS sebagai penawar pesaing mereka.(WD)

Related posts