Header Ads

BEI Larang Aksi Short Selling Setelah Muncul Kasus Virus Corona

Bursa Efek Indonesia melarang aksi short selling di saham setelah wabah coronavirus mendorong ekuitas negara ini ke pasar bearish.

Indeks komposit Jakarta turun sebanyak 1,8% pada hari Senin, membuat indeks acuan dalam penurunan 20% dari rekor tertinggi pada tahun 2018, setelah negara Asia Tenggara mengkonfirmasi dua kasus virus coronavirus pertamanya. Itu kemudian menghapus kerugian menjadi 0,9% di Jakarta.

Bursa tidak akan mempublikasikan daftar saham yang memenuhi syarat untuk short selling sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk meredam spekulasi dan memastikan stabilitas pasar, katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Senin. Ini juga memiliki alat lain untuk memastikan bahwa pasar menjadi stabil, pernyataan itu menambahkan.

Related posts