Belanja Rumah Tangga Jepang Berpotensi Turun Karena Bencana Alam

Pengeluaran rumah tangga Jepang diperkirakan akan turun sedikit pada bulan Agustus. Ini dikarenakan bencana alam mengambil banyak korban, meskipun pasar tenaga kerja yang ketat dan pertumbuhan upah mungkin mendukung konsumsi. Ini diungkapkan pada sebuah jajak pendapat Reuters pada hari Jumat.

Pengeluaran rumah tangga diperkirakan telah turun 0,1 persen pada Agustus dari tahun sebelumnya, jajak pendapat memiliki responden sebanyak 16 ekonom. Pengeluaran rumah tangga sempat tumbuh 0,1 persen pada Juli.

Menurut Takeshi Minami, kepala ekonom Norinchukin Research Institue, “Suhu musim panas membantu penjualan barang musiman tetapi serangkaian bencana alam merusak pengeluaran konsumen. Dampak buruk dari topan dan gempa dapat terus muncul dalam data September. Tapi pasar pekerjaan yang ketat dan upah meningkat, sehingga tren pemulihan belanja konsumen diperkirakan akan terus berlanjut.”

Pemerintah berencana untuk menyusun anggaran tambahan untuk bantuan bencana setelah Jepang dilanda topan yang mematikan, banjir, gelombang panas dan gempa bumi.

Data terbaru menunjukkan penjualan ritel, yang melacak kinerja department store, supermarket dan toko-toko, naik 2,7 persen pada Agustus dari tahun sebelumnya. Itu dibandingkan dengan perkiraan pasar untuk peningkatan 2,1 persen.

Pemerintah Jepang akan mengeluarkan data pengeluaran rumah tangga pada jam 6:30 WIB, hari Jumat 5 Oktober.

Related posts