Header Ads

BMW Membukukan Penurunan Laba Operasional Kuartal Pertama

Perusahaan produsen otomotif asal Jerman, BMW membukukan penurunan laba operasional kuartal pertama sebesar 78% menjadi 589 juta Euro. Penurunan ini tetap terjadi meskipun tingkat pengiriman produk kendaraan mewah tersebut lebih tinggi, yang disebabkan karena mereka merasakan efek dari pengrluaran investasi yang lebih tinggi serta harus membayar ketetapan hukum sebesar 1.4 milliar Euro atau setara dengan $1.6 milliar.

Pihak komisi Eropa pada bulan lalu telah menyatakan kepada para produsen otomotif Jerman bahwa mereka akan menghadapi denda dalam jumlah yang lumayan tinggi karena adanya dugaan kolusi di bidang teknologi penyaringan emisi. Walaupun pihak BMW membantah ikut serta dalam kolusi kegiatan anti-trust tersebut dan menentang adanya dugaan yang dikeluarkan otoritas Eropa, namun mereka tetap harus membayar sejumlah denda dalam jumlah yang besar.

Nada suram semakin besar seiring perusahaan yang menegaskan kembali bahwa pihaknya mengharapkan laba grup sebelum pajak berada jauh di bawah level tahun sebelumnya. Pendapatan kuartal pertama BMW sebelum bunga dan pajak berada di bawah perkiraan 666 juta Euro dalam jajak pendapat analis, yang mana hal ini karena beban dari lonjakan pengeluaran hingga 36% untuk properti, pabrik dan peralatan untuk mengubah pabriknya sebagai langkah untuk memproduksi mobil listrik.

Investasi ke dalam teknologi baru dan meningkatnya biaya untuk mematuhi undang-undang emisi karbon yang lebih ketat juga cenderung memiliki efek penurunan pada pendapatan. Guna mengatasi kenaikan biaya, pihak BMW mengatakan bahwa mereka akan memangkas kombinasi biaya untuk mesin dan gearbox yang tersedia sebesar 50% serta sekaligus mencari penghematan efisiensi lebih dari 12 milliar Euro di akhir tahun 2022 mendatang.

BMW mengatakan pada hari Selasa bahwa divisi otomotifnya mengalami kerugian operasional pada kuartal tersebut. Jika dihitung diluar dampak dari ketentuan hukum untuk menutup kemungkinan anti-trust fine, divisi otomotif BMW menghasilkan margin operasional sebesar 5.6% di kuartal pertama. Lebih lanjut pihak BMW mengatakan akan menentang tuduhan Komisi Eropa bahwa partisipasinya dalam kelompok kerja industri adalah perilaku anti-persaingan.(WD)

Related posts