Brexit Semakin Tidak Pasti, Pasar Saham Terkoreksi

Pasar saham Asia jatuh di perdagangan Rabu menyusul kekalahan lain dari kesepakatan Brexit yang diajukan Perdana Menteri Theresa May di Inggris.

Indeks Komposit Shanghai China dan indeks Komponen Shenzhen masing-masing turun 0,2% dan 0,8%. Indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 0,5%.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,5% setelah data menunjukkan pesanan mesin negara itu jatuh pada Januari di laju tercepat dalam empat bulan.

Sementara itu, indeks KOSPI Korea Selatan diperdagangkan 0,8% lebih rendah. Tak mau beda, ASX 200 Australia kehilangan 0,5%.

Ketidakpastian Brexit yang baru dianggap sebagai faktor penggerak untuk saham Asia hari ini setelah anggota parlemen Inggris menolak ketentuan kesepakatan Brexit May untuk menarik diri dari Uni Eropa (UE).

Kesepakatan itu ditolak oleh beda 149 suara dimana 242 anggota parlemen memilih untuk menerima kesepakatan dan 391 anggota parlemen memilih untuk menolak kesepakatan. Skenario “No-Deal” tetap menjadi default, kata May. Namun, langkah ke depan menjadi tidak pasti bagi pasar karena Perdana Menteri mengatakan akan ada dua kali voting lagi bagi Parlemen Inggris minggu ini, untuk memutuskan apakah Inggris harus meninggalkan blok Eropa tanpa kesepakatan (No-Deal) atau meminta penundaan tanggal berpisahnya, yaitu 29 Maret.

Related posts