British Petroleum Menjual Aset Di Alaska Kepada Hilcorp Energy Co

Perusahaan minyak utama asal Inggris, British Petroleum Plc sepakat untuk menjual semua properti Alaska mereka seharga $5.6 milliar kepada pihak Hilcorp Energy Co, sehingga menyebabkan pihak BP keluar dari wilayah operasional mereka yang telah dijalankan selama 60 tahun.

Dalam kesepakatan tersebut, yang mencakup kepentingan dalam ladang minyak paling produktif dalam sejarah AS di Prudhoe Bay dan Trans Alaska Pipeline, yang merupakan bagian dari rencana BP untuk mengumpulkan $10 milliar selama dua tahun ke depan melalui opsi penjualan aset untuk lebih memperkuat neraca mereka.

Selama beberapa tahun terakhir BP telah mengurangi peran mereka di Alaska yang merupakan wilayah produksi minyak di ladang Prudhoe Bay, dan mereka juga sebagai pemilik 26% saham di Prudhoe. Akuisisi ini sesuai dengan strategi bersejarah dari Hilcorp untuk memperoleh ladang minyak potensial dari perusahaan minyak berskala besar dan memangkas biaya.

Saat ini perusahaan yang didirikan pada tahun 1990 oleh pengusaha minyak asal Texas, Jeffrey Hildebrand yang memiliki wilayah operasional di seluruh wilayah AS.

Rowena Gunn, seorang analis energi Wood Mackenzie, mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan membuat pihak Hilcorp menjadi produsen dan memiliki cadangan minyak di wilayah Alaska terbesar kedua setelah ConocoPhillips dan Hilcorp harus menunjukkan bahwa pihaknya dapat mempertahankan output di Prudhoe Bay dimana BP telah menjadi operatornya.

Prudhoe hingga saat ini memproduksi lebih dari 13 miliar barel minyak dan diperkirakan berpotensi menghasilkan lebih dari satu miliar barel kedepannya. Produksi minyak bersih yang dilakukan oleh BP di wilayah Alaska pada tahun ini diperkirakan rata-rata hampir sebanyak 74 ribu barrel per hari.

Dalam kesepakatan itu disebutkan bahwa pihak Hilcorp diharuskan untuk melakukan pembayaran awal sebesar $4 milliar ke BP dengan sisa pembayaran senilai $1.6 milliar dalam pembayaran dari pendapatan dalam periode tertentu.

Kepala Eksekutif British Petroleum, Bob Dudley mengatakan bahwa pihaknya akan terus membentuk BP kembali dan mereka memiliki peluang lain baik di AS atau di seluruh dunia, yang lebih selaras dengan strategi jangka panjang mereka dan tentunya akan lebih kompetitif untuk investasi mereka. BP sebelumnya mengatakan bahwa sebagian besar pelepasan akan berasal dari aset shale dan khususnya di ladang gas alam. Penjualan aset tersebut akan membantu BP untuk mengurangi besaran hutang mereka yang naik menjadi 31% dari kapitalisasi pasar di akhir Juni lalu.

State Senate Minority Leader Tom Begich, mengatakan bahwa dirinya mengharapkan pihak legislatif untuk mengadakan dengar pendapat serta melakukan peninjauan catatan lingkungan dan keselamatan dari Hilcorp, termasuk kebocoran pipa gas alam di Cook Inlet Alaska yang berlangsung selama berbulan-bulan pada musim dingin 2016-2017 lalu.

Divestasi itu dilakukan berbulan-bulan setelah BP setuju untuk menjual sahamnya di konsesi minyak Teluk Suez di Mesir kepada Dragon Oil yang berkantor pusat di Dubai dengan nilai penjualan yang tidak diungkapkan ke publik.(WD)

Related posts