Bursa Asia Tergelincir Akibat Memburuknya Hubungan AS-Cina

Saat memasuki sesi perdagangan waktu Eropa siang hari ini, bursa saham Asia tergelincir dari level puncaknya dalam enam bulan terakhir seiring kondisi hubungan antara AS-Cina yang semakin memburuk menyusul perintah Beijing untuk menutup Konsulat AS di Chengdu.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang kehilangan 1.7%, meskipun bursa saham Tokyo ditutup terkait liburan Health-Sports Day, tetapi Nikkei futures tetap diperdagangkan dengan mencatat pergerakan 350 poin di bawah penutupan di sesi sebelum liburan, sementara saham blue chips Cina kehilangan 3.7% sekaligus memusnahkan kenaikannya dalam seminggu sebelumnya.

Tekanan terhadap pasar ekuitas Asia juga mendapat imbas dari pergerakan indeks utama Dow Jones AS yang berakhir dengan penurunan 1.315 di sesi perdagangan Kamis waktu AS, sementara indeks S&P turun 1.23% dan indeks Nasdaq mengalami kerugian hingga 2.29% setelah sektor teknologi AS kehilangan momentum setelah kelompok pengawas teknologi melaporkan bahwa Apple Inc tengah menghadapi penyelidikan perlindungan konsumen di sejumlah negara.

Optimisme pasar terhadap laju pemulihan ekonomi telah mendapat tantangan dari data yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran secara tak terduga naik untuk pertama kalinya dalam hampir emat bulan terakhir pada pekan lalu.

Sejumlah analis menilai bahwa ada beberapa alasan teknis untuk menjelaskan hasil data yang mengejutkan, akan tetapi klaim yang dicatat masih lebih dari dua kali lipat dari level mingguan terburuknya yang terlihat selama krisis keuangan global.

Hal ini terjadi disaat para pembuat undang-undang AS tengah berjuang untuk menyetujui putaran baru dari langkah-langkah kebijakan stimulus menjelang berakhirnya tunjangan pengangguran yang sangat dibutuhkan.

Pasar ekuitas Asia mengalami hal yang suram setelah Beijing memerintahkan Amerika Serikat untuk menutup konsulatnya di Chengdu, sebagai pembalasan setelah pihanya diberitahu bahwa mereka harus menutup kantor konsulatnya di Houston pada awal pekan ini.(WD)

Related posts