Bursa Eropa naik Didukung Data Ekonomi Cina

Bursa saham Eropa mencatat kenaikan di sesi perdagangan hari ini, seiring para investor yang memanfaatkan kenaikan output pabrik Cina untuk yang pertama kalinya di tahun ini, setelah pemerintah Beijing melonggarkan kebijakan lockdown yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Namun kondisi pasar ekuitas global masih dihiasi oleh ketegangan AS-Cina yang membuat pergerakan saham masih belum beranjak dari jalur penurunan mingguannya.

Bursa pan-European STOXX 600 naik 1.4%, seiring saham-saham sektor perjalanan yang memimpin kenaikan dengan mencatat keuntungan 2.7%.

Sementara itu sektor pertambangan dan produsen chip juga mencatat kenaikan setelah data ekonomi Cina pagi ini menunjukkan laju produksi industri Cina yang naik 3.9% di bulan April, jauh lebih besar dari perkiraan kenaikan 1.5% dari para analis.

Selama bulan ini bursa saham global telah mengalami penurunan setelah mendapat pemulihan yang cukup solid di bulan April lalu, di tengah kekhawatiran terhadap kemungkinan peningkatan kembali kasus Covid-19 karena sejumlah negara ekonomi utama dunia telah mengurangi kebijakan pembatasan secara bertahap.

Sementara itu produsen obat asal Swiss, Roche mencatat kenaikan 1% setelah pihaknya mengatakan bahwa akan mulai menjual produk diagnostik digital baru yang dapat menyederhanakan serta mempercepat proses screening pasien yang terjangkiti Covid-19, sehingga turut menjadi salah satu faktor pendukung kenaikan pasar Eropa di perdagangan akhir pekan ini.

Sedangkan grup telekomunikasi terbesar di Inggris, BT Group Plc mencatat kenaikan hingga 8.2%, setelah sebuah laporan mengatakan bahwa mereka tengah dalam pembicaraan untuk menjual saham anak perusahaan jaringan, Openreach yang dimiliki sepenuhnya oleh mereka kepada salah satu investor infrastruktur dengan nilai mencapai multi miliiar Poundsterling.(WD)

Related posts