Header Ads

Bursa Eropa Turun Ditekan Data Jerman

Saat memasuki sesi perdagangan waktu Eropa pada siang hari ini, pergerakan bursa saham Eropa mengalami penurunan hingga ke level terendahnya dalam hampir sebulan terakhir, seiring data moral konsumen Jerman yang dirilis melemah serta ditambah dengan kekhawatiran melonjaknya kasus virus corona di benua Eropa dan kebuntuan pembicaraan stimulus AS yang membebani sentimen pasar.

Indeks DAX Jerman terpantau mencatat penurunan 1.3%, bergerak lebih rendah dari mayoritas bursa saham lainnya di Eropa, menyusul hasil survei yang menunjukkan jatuhnya moral konsumen di negara ekonomi terbesar Eropa.

Jatuhnya indeks moral konsumen Jerman yang dirilis oleh lembaga Gfk ini, diakibatkan oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap gelombang kedua virus corona sehingga membuat warga Jerman mejadi kurang bersedia untuk meningkatkan pengeluaran mereka.

Selain indeks DAX yang mengalami penurunan, dilaporkan indeks Pan European STOXX 600 juga tergelincir hingga sebesar 0.9%, sekaligus mencatat kerugiannya dalam empat sesi secara beruntun.

Hingga saat ini benua Eropa mengalami peningkatan jumlah kasus infeks Covid-19 hingga ke rekor tertingginya, menyusul Spanyol yang menjadi negara di belahan Eropa Barat pertama yang melampaui 1 juta kasus infeksi baru serta Italia yang mencatat rekor peningkatan kasus virus corona di tingkat harian.

Namun demikian laporan pendapatan sejumlah perusahaan di Eropa masih menjadi titik terang, setelah Unilever melaporkan tingkat pengembalian yang lebih kuat dari perkiraan pertumbuhan penjualan kuartalan, yang dipimpin oleh unit usaha mereka di negara berkembang, sehingga mendukung nilai saham mereka naik 0.7% hingga sore hari ini.

Sedangkan perusahaan produsen minuman beralkohol asal Perancis, Pernord Ricard juga mencatat kenaikan 1.0% setelah pihaknya mengatakan bahwa laju penjualan mereka akan kembali ke level pertumbuhan pada paruh kedua tahun fiskal 2020/2021.(WD)

Related posts