Header Ads

Bursa Saham Asia Masih Dihantui Kekhawatiran Berlanjutnya Trade War AS-Cina

Pergerakan bursa saham Asia di sesi perdagangan akhir pekan ini, mencoba memanfaatkan reli yang terjadi di bursa Wall Street, dengan dibantu oleh angka ekspor Cina yang solid serta stabilisasi mata uang Yuan, meskipun kekhawatiran baru mengenai perselisihan perdagangan AS-Cina masih membatasi keuntungan di lantai bursa saham di kawasan Asia.

Adanya laporan dari Bloomberg yang mengatakan bahwa pihak Washington menunda keputusan mereka mengenai lisensi untuk perusahaan AS untuk memulai kembali perdagangan mereka dengan pihak Huawei Technologies, berpotensi memicu selera risiko di bursa saham global.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, bergerak 0.2% lebih tinggi di sesi perdagangan hari ini, namun masih mencatat penurunan 2.3% di minggu ini. Indeks rata-rata Nikkei Jepang hingga berita ini dibuat, terpantau kembali melemah 0.58% setelah di sesi perdagangan awalnya menguat 0.6%.

Sementara indeks saham Kospi Korea Selatan menutup perdagangannya di siang hari ini dengan kenaikan 0.67%. Sedangkan bursa Shanghai Composite dan indeks blue chip CSI300 masing-masing mencatat penurunan 0.4% dan 0.6%, dan indeks saham Hangseng Hong Kong hingga saat ini mencatat penurunan 0.28% saat memasuki sesi kedua perdagangannya.

Namun demikian laporan dari Bloomberg berpotensi mendongkrak optimisme di pasar, meskipun masih tersisa kekhawatiran bahwa memburuknya hubungan dagang AS-Cina dapat menambah ketegangan dan mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi global yang telah mengalami kerapuhan.

Junichi Ishikawa, ahli strategi valuta asing senior di IG Securities di Tokyo, mengatakan bahwa berita mengenai Huawei telah memicu kenaikan nilai tukar Yen, namun hal ini menjadi pengingat bahwa sengketa perdagangan AS-Cina tetap berisiko dan risiko ini belum mereda.

Para pedagang masih terus terfokus pada berita utama tentang perdagangan AS-Cina. Meskipun data tenaga kerja AS menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat karena jumlah warga AS yang mengajukan aplikasi tunjangan pengangguran turun secara tidak terduga di pekan lalu, sehingga sedikit menghilangkan beberapa kekhawatiran mengenai resesi dan mampu membantu hasil treasury AS meningkat..(WD)

Related posts