Header Ads

Bursa Saham Eropa Menguat Didukung Sektor Energi Dan Utilitas

Bursa saham Eropa mencatat kenaikan di sesi perdagangan awal pekan ini setelah pemain minyak dan gas kelas berat mendapat dukungan dari kenaikan harga minyak mentah yang lebih tinggi serta ditambah pembicaraan merger di perusahaan utilitas utama asal Perancis yang membuat sektor tersebut mampu lebih unggul dari rekan regionalnya.

Indeks Pan-European STOXX 600 naik 0.5% dan menambah keuntungan dari pekan sebelumnya di tengah optimisme yang timbul terhadap perkembangan perawatan Covid-19, meskipun liburnya pasar Inggris nampaknya akan membuat volume perdagangan tidak terlalu besar untuk hari ini.

Indeks STOXX 600 tercatat menambah hampir 4% selama bulan Agustus, namun kenaikan tersebut masih tetap jauh dari level tertingginya sebelum dilanda pandemi seiring data ekonomi yang moderat serta kebangkitan jumlah kasus Covid-19 yang menempatkan indeks berada dalam range harga di kisaran 30 poin sejak bulan Juni lalu.

Nilai saham Suez menduduki puncak STOXX 600 setelah rekan mereka yang berskala lebih besar, Veolia menawarkan untuk membeli saham sebesar 29.9% di perusahaan air dan limbah asal Perancis tersebut dari perusahaan gas dan listrik Engie dengan harga 2.9 milliar Euro.

Saham Suez mampu melonjak hingga hampir 20% dan tercatat sebagai kenaikan harian terbaiknya, sementara saham Veolia dan Engie masing-masing mencatat kenaikan 3.6% dan 6% di sesi perdagangan yang sama, yang mana kenaikan ketiganya telah mendorong kenaikan sektor utilitas Eropa hingga 1% dan mampu melampaui sektor utilitas lainnya dari sektor yang sama di tingkat regional.

Sementara itu saham-saham di sektor minyak dan gas mencatat kenaikan lebih dari 1% seiring harapan terhadap langkah stimulus global yang lebih banyak serta pemulihan permintaan dari Cina yang menopang kenaikan harga minyak mentah.

Sebuah data resmi menunjukkan bahwa aktifitas sektor jasa Cina berkembang di kecepatan yang lebih dari perkiraan, seiring permintaan di seluruh sektor ekonomi terus menunjukkan pemulihan dari kemerosotan yang terjadi akibat pandemi virus corona.

Selain itu harapan terhadap langkah-langkah yang lebih akomodatif dari bank sentral di negara-negara utama dunia, sejalan dengan sikap Federal Reserve AS di pekan lalu, telah memberikan dukungan bagi prospek pasar ekuitas Eropa.

Bursa saham Jerman naik sekitar 0.6% menjelang dirilisnya data inflasi awal untuk bulan Agustus, sementara pembacaan inflasi untuk Eurozone akan dirilis pada akhir pekan ini yang mana data tersebut diperkirakan akan dirilis jauh di bawah target ECB.

Mark Haefele selaku kepala investasi di UBS Global Wealth Management, dalam sebuah catatannya menulis bahwa pihaknya melihat langkah kebijakan The Fed sebagai konfirmasi perubahan penting yang juga dapat memberikan tekanan pada bank sentral lainnya, seperti ECB untuk mentolerir tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Related posts