Bursa Saham Eropa Turun Ke Level Terendahnya Dalam Hampir Dua Tahun Terakhir

Bursa saham Eropa dilaporkan jatuh ke level terendahnya dalam hampir dua tahun terakhir di sesi perdagangan hari ini, akibat hasil laporan pendapatan kuartal ketiga yang mengecewakan terutama di sektor teknologi. Jatuhnya bursa saham Eropa ini terjadi di tengah kekhawatiran yang sedang berlangsung akibat permasalahan Brexit, anggaran Italia, isolasi Arab Saudi, trade war, lambatnya pertumbuhan Cina serta prospek suku bunga AS.

Bursa Stoxx turun 1.3% ke level terendahnya sejak Desember 2016, menyusul ditutupnya bursa Asia di level negatif. Indeks CAC40 Perancis turun 1.3%, sementara indeks DAX Jerman mengalami kerugian hingga 2% hingga saat berita ini dibuat. Sektor teknologi Eropa membukukan kinerja terburuknya dengan mencatat penurunan 3.7% seiring saham produsen chip AMS jatuh hingga 17% setelah prospeknya gagal meyakinkan para investor.

Sektor teknologi sebagai pendorong utama pasar saham mencatat penurunan 18.4% dari level puncaknya yang dicapai di bulan Juni lalu. Perusahaan jasa IT asal Perancis ATOS.PA memangkas proyeksi pertumbuhan pendapatannya untuk 2018 pada hari ini, dengan mengutip hasil yang mengecewakan di pasar Jerman dan Amerika Utara serta ditambah ketidakpastian ekonomi global.

Perusahaan industri asal Swedia, Saab juga mengumumkan laba kuartalan yang lebih rendah dari perkiraan. Sedangkan perusahaan industri besar asal Jerman, Bayer mencatat penurunan 7% setelah hakim di AS memberikan penegasan putusan terhadap unit Mosanto.(WD)

Related posts