Bursa Tokyo Mampu Bertahan Dari Kondisi Sentimen Negatif Pasar

Bursa saham Tokyo kembali mencatat kenaikan lebih lanjut di sesi penutupan perdagangan waktu Asia pada hari ini, di tengah harapan baru terhadap kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-Cina sehingga membuat indeks saham Nikkei berada di level tertinggi barunya dalam satu tahun terakhir.

Indeks Nikkei Average menutup perdagangannya dengan kenaikan 0.34%, yang merupakan level kenaikan tertingginya sejak 18 Oktober 2018 lalu. Sedangkan indeks Topix mencatat kenaikan 0.59%.

Sebelumnya di sesi pembukaan perdagangan waktu Asia, bursa Tokyo dibuka lebih tinggi, namun pasar terkoreksi dengan cepat ke wilayah negatifnya, akibat terbebani oleh masalah yang terkait semikonduktor yang melemah setelah produsen chip raksasa asal AS, Texas Instruments Inc yang mengeluarkan peringatan laba yang lebih rendah dari perkiraan.

Akan tetapi indeks saham Nikkei dan Topix justru menunjukkan ketahannya dibantu oleh komentar dari penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow yang menyarankan bahwa pembicaraan perdagangan dengan Cina telah membuat kemajuan menuju penandatanganan kesepakatan parsial.

Pada paruh terakhir perdagangan waktu sore harinya, pasar mempercepat kenaikannya berkat bursa saham Shanghai yang berhasil memangkas kerugian mereka.

Ahli strategi di Departemen Informasi Investasi Toyo Securities Co, Ryuta Otsuka mengatakan bahwa proyeksi pendapatan yang lebih suram dari Texas Instruments telah mengurangi optimisme terhadap pemulihan pasar semikonduktor.

Lebih lanjut Otsuka menambahkan bahwa para investor gagal menjadikan bullish sepenuhnya menjelang laporan pendapatan dari produsen suku cadang elektronik Nidec, di tengah kondisi yang mengkhawatirkan terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa ada kesepakatan dinatara keduanya.

Saham-saham di sektor keuangan, termasuk kelompok megabank Mitsubishi UFJ Financial Group Inc dan perusahaan asuransi Dai-ichi Life Holdings Inc, telah menarik minat beli dari para investor menyusul kenaikan saham sektor keuangan di pasar AS pada sesi perdagangan sebelumnya.

Di antara saham-saham yang terkait dengan semikonduktor yang mengalami pukulan, produsen chip Renesas Electronics Corp turun 5.26%, sementara produsen chip Tokyo Electron melemah 4.11% dan produsen silicon wafer Sumco Corp mengalami kerugian sebesar 2.62% di sesi penutupan perdagangannya.(WD)

Related posts