Header Ads

Bursa Wall Street Ditutup Dengan Kecenderungan Flat

Semakin meningkatnya ekspektasi tentang kebijakan stimulus dari bank sentral di seluruh dunia, yang diimbangi oleh kerugian yang diderita oleh sektor teknologi dan sektor perawatan kesehatan, telah membuat pergerakan bursa saham AS berakhir dengan kecenderungan datar di sesi perdagangan awal pekan ini.

Selain itu para investor sepertinya menghindari dari aksi pembelian setelah pasar berhasil membukukan kenaikan yang solid di pekan lalu. Indeks keuangan S&P 500 menjadi indeks yang mencatat kinerja terbaiknya di hari Senin, dengan kenaikan 1.5%, seiring kenaikan Treasury AS yang berhasil naik menyusul meningkatnya taruhan pasar terhadap pemangkasan suku bunga di pertemuan September ini.

Terkait ekspektasi tersebut, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada pekan lalu bahwa bank sentral akan bertindak sesuai untuk tetap mempertahankan ekspansi ekonomi AS, yang mana hal ini dinilai oleh pasar keuangan sebagai tanda penurunan suku bunga yang akan datang.

Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago, mengatakan bahwa hal ini seperti “eye of the storm” dikarenakan investor menunggu lebih banyak petunjuk mengenai suku bunga atau perdagangan, namun hal tersebut harus benar-benar diamatin supaya pasar mampu bergerak jauh lebih tinggi dari saat ini.

Sementara Quincy Krosby, kepala strategi pasar di Prudential Financial di Newark, New Jersey, menilai bahwa pada pekan lalu pasar menyerap estimasi bahwa Bank Sentral Eropa akan memperkenalkan langkah-langkah stimulus baru pada pertemuan kebijakan di hari Kamis lusa.

Indeks Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan 0.14%, sementara indeks S&P 500 justru turun 0.01% dan Nasdaq Composite mencatat penurunan 0.19% di sesi penutupan perdagangan semalam.

Pada hari Senin kemarin Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan bahwa dirinya tidak melihat adanya ancaman resesi karena pemerintahan Trump berusaha untuk menghidupkan kembali negosiasi perdagangan dengan Cina, seraya menambahkan bahwa dirinya mengharapkan masa yang positif ke depannya untuk ekonomi AS.(WD)

Related posts