Header Ads

CEO Dari Nissan, Renault Dan Mitsubishi Sepakat Menjaga Aliansi Ketiganya

Para pemimpin tertinggi dari tiga produsen otomotif, Nissan Motor Co, Renault SA dan Mitsubishi Motors Corp tetap bersepakat untuk menjaga komitmen penuh mereka terhadap aliansi dari ketiganya, bahkan hal ini akan tetap berlangsung pasca penangkapan Chairman dan CEO Renault-Nissan Alliance, Carlos Ghosn akibat dugaan pelanggaran keuangan.

Komitmen ini didasari oleh penilaian mereka yang menyebut tercapainya “kesuksesan yang tidak tertandingi” dalam dua dekade terakhir, yang disuarakan oleh CEO Nissan Hiroto Saikawa, CEO Mitsubishi Motors Osamu Masuko dan Thierry Bollore selaku pengemban tugas dari CEO Renault, pada hari Kamis kemarin waktu setempat. Semuanya ini terjadi menyusul kekosongan pemimpin, pasca penangkapan Ghosn, yang berubah menjadi perebutan kekuasaan antara Nissan yang ingin meninjau kembali pemegang mayoritas suara di aliansi dengan pihak Renault, yang sebagian besar sahamnya dipegang oleh pemerintah Perancis, yang menginginkan pemimpin grup aliansi berasal dari pihaknya.

Pihak Nissan meyakini bahwa saat ini struktur aliansi tidak bisa mengacu kepada pemegang saham terbesar Renault. Produsen otomotif Perancis tersebut menilai bahwa Nissan hanya memiliki 15% saham dan sebaliknya 43.4% dimiliki oleh Renault, sedangkan sisanya 34% dimiliki oleh Mitsubishi Motors, meskipun hingga saat ini Nissan telah memberikan kontribusi hingga 50% dari pendapatan bersih yang diraih oleh Renault dalam beberapa tahun terakhir.

Carlos Goshn pada awalnya diutus oleh Renault sebagai bagian dari perjanjian ikatan modal untuk menyelamatkan Nissan dari kebangkrutan, menjadi suatu langkah penting bagi keduanya hingga bergabungnya Mitsubishi dalam aliansi mereka pada 2016 lalu.

Menjelang pertemuan ketiga eksekutif produsen mobil tersebut, Menteri Keuangan Perancis Bruno Le Maire menegaskan kembali keinginan dari pemerintah Perancis bahwasanya aliansi tersebut akan terus dipimpin oleh seseorang dari Renault dan beliau berharap bahwa tidak akan ada perubahan dalam keseimbangan kekuatan aliansi saat ini, termasuk tidak ada perubahan dalam struktur kepemilikan secara Cross-Shares.(WD)

Related posts