Header Ads

Chevron Mempersiapkan Dana Sebesar $20 Milliar Untuk Anggaran 2019

Perusahaan produsen minyak terbesar kedua asal AS, Chevron Corp menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk menghabiskan dana hingga sebesar $20 milliar di tahun depan untuk membangun proyek minyak dan gas alam. Anggaran belanja modal untuk tahun 2019 saat ini berada di kisaran $18 milliar hingga $20 milliar, yang telah ditetapkan oleh para petinggi Chevron di awal tahun ini sebagai target tahunan mereka hingga 2020 mendatang.

Perusahaan yang berbasis di San Ramon, California ini mengatakan bahwa mereka berharap dapat menghabiskan $19.8 milliar di tahun ini sebagai langkah pengembangan mereka di sektor minyak dan gas alam. Chevron bersama perusahaan energi lainnya telah berjanji untuk menahan pengeluaran mereka setelah keruntuhan harga minyak di awal dekade ini, sehingga memaksa sejumlah besar perusahaan energi untuk meningkatkan besaran hutang mereka guna menutupi biaya proyek-proyek jangka panjang yang berbiaya besar.

Di tengah sorotan pasar terhadap anggaran mereka, pihak Chevron berencana untuk membelanjakan lebih banyak dananya untuk produksi shale oil di tahun depan dan lebih banyak berinvestasi di sektor pemurnian dan bahan kimia, yang mana langkah ini sesuai dengan proyeksi pengeluaran mereka di tahun depan. Dalam paparannya mereka menyampaikan rencana untuk menghabiskan $3.6 milliar di ladang Permian Basin, West Texas dan New Mexico.

Chief Executive Chevron Michael Wirth mengatakan bahwa rencananya dua pertiga dari anggaran di tahun 2019 akan digunakan untuk proyek-proyek yang dinilai mampu untuk merealisasikan arus kas dalam dua tahun kedepanya. Pihaknya juga akan menghabiskan senilai $4.3 milliar di ladang minyak Tengiz di wilayah Kazakhstan, yang mana anggaran ini lebih besar dibanding proyeksi anggaran yang dicanangkan di tahun ini. Sedangkan sekitar $2.5 milliar dari pengeluaran yang direncanakan, akan digunakan untuk unit bisnis pemurnian produk minyak, pengiriman sekaligus memasarkan produk bahan bakar dan petrokimia hingga sebesar $300 juta dari jumlah yang diproyeksikan di tahun ini.

Sebagian besar perusahaan produsen minyak untuk saat ini belum mengumumkan anggaran mereka untuk tahun depan, yang biasanya diumumkan antara bulan Desember dan Januari.(WD)

Related posts