Credit Suisse Melaporkan Kenaikan Laba Bersih Kuartal Pertama

Institusi keuangan asal Swiss, Credit Suisse melaporkan kenaikan dalam laba bersih mereka selama periode kuartal pertama tahun ini, yang menjadi laporan mereka untuk pertama kalinya sejak menyelesaikan rencana restrukturisasi dalam tiga tahun terakhirnya.

Bank tersebut melaporkan laba bersih sebesar 749 juta Swiss franc atau sekitar $733.93 juta selama periode kuratal pertama, mencatat kenaikan 8% di tingkat tahunan. Angka ini mengalahkan ekspektasi analis yang memperkirakan laba bersih sebesar 692 juta Swiss Franc dalam jajak pendapat Reuters. Secara detail dilaporkan untuk pendapatan bersih naik menjadi 5.4 milliar Swiss Franc dari 4.8 milliar Swiss Franc di kuartal terakhir 2018. Rasio CET dilaporkan di kisaran 12.6% pada kuartal pertama, atau tidak berubah dari kuartal sebelumnya.

Tidjane Thiam selaku kepala eksekutif Credit Suisse, mengatakan bahwa ini menjadi kuartal terbaik mereka secara keseluruhan setelah sebelumnya mengalami awal yang lambat dan sulit. Dalam laporan laba rugi, disebutkan bahwa bank tersebut beroperasi dengan profil risiko yang lebih rendah, basis modal yang kuat dan basis biaya yang lebih rendah secara struktural.

Thiam juga menegaskan bahwa strategi bank yang tangguh telah memungkinkannya untuk melindungi pondasi mereka selama periode kuartal pertama di saat pasar tengah dalam kondisi yang penuh dengan tantangan. Kinerja selama kuartal pertama terutama mendapatkan dorongan dari unit usaha manajemen kekayaan internasional, yang menghasilkan pendapatan bersih sebesar 1.4 milliar Swiss Franc.

Di sisi lain unit usaha dari perbankan investasi tersebut, melaporkan pendapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan kuartal terakhir tahun lalu, dengan pendapatan bersih sebesar 356 juta Swiss Franc. Bank Swiss tersebut melaporkan pengembalian tangible equity sebesar 8%, yang merupakan metrik kunci untuk kinerja keuangan mereka. Angka ini sedikit lebih rendah dari target bank tersebut sebesar 10%. Thiam juga mengatakan bahwa sebagai bank Eropa, bagaimana mungkin Credit Suisse dapat mencapai target 10% di tengah kondisi seperti saat ini, sembari merujuk pada pencapaian 6% di tahun lalu, sehingga 8% merupakan sebuah kenaikan yang besar dari tahun lalu.

Credit Suisse memulai program pembelian kembali saham pada awal 2019, yang bertujuan membeli senilai 1 milliar Swiss Franc pada akhir tahun ini. Sejauh ini mereka telah berhasil membeli sebanyak 21.3 juta saham dengan nilai mencapai 261 juta Swiss Franc selama periode kuartal pertama. Mereka juga mengatakan bahwa pihaknya melihat adanya sejumlah momentum di akhir kuartal pertama yang berlanjut hingga bulan ini. Sementara itu mereka juga menyampaikan keprihatinannya dengan masalah geopolitik dan makroekonomi, berpotensi memberikan dampak kepada aktifitas klien mereka.(WD)

Related posts