Credit Suisse Mencatat Perolehan Laba Pendapatan Yang Kuat

Institusi keuangan asal Swiss, Credit Suisse melaporkan perolehan laba periode kuartal ketiga yang kuat, seiring dukungan dari unit manajemen kekayaan dan bisnis mereka di pasar global, sehingga mampu memberikan dorongan bagi CEO Credit Suisse Tidjane Thiam untuk meredam permasalahan skandal mata-mata yang menimpa dirinya.

Bank tersebut diuntungkan oleh peningkatan pendapatan sebesar 327 juta Swiss Franc dari spin-off platform dana InvestLab ke Allfunds Group Spanyol. Dalam sebuah pernyataannya CEO Thiam mengatakan bahwa pihaknya terus berada dalam kondisi yang penuh tantangan untuk menumbuhkan bisnis franchise dari unit manajemen kekayaan, meningkatkan pendapatan sekaligus mengumpulkan aset bersih ke rekornya sebesar 72 milliar Swiss Franc hingga saat ini.

Tetapi bank terbesar kedua Swiss juga mengatakan pihaknya memperkirakan tantangan dari lingkungan geopolitik yang menantang, terutama sengketa perdagangan AS dan China dan Brexit, agar mampu untuk tetap bertahan. Namun nilai saham Credit Suisse turun 2,6% dibandingkan dengan penurunan 1,4% dalam indeks saham bank Eropa di sesi pembukaan perdagangannya.

Analis JPMorgan, Cazenove mengatakan bahwa secara keseluruhan dan dengan hasil yang beragam, dengan divisi Wealth Management secara luas yang sejalan dengan pertumbuhan utama di pasar global.

Lembaga pemberi pinjaman tersebut menghasilkan 3.6 milliar Swiss Franc dalam bentuk uang klien baru dalam bisnis manajemen kekayaan internasionalnya, setelah mereka mempekerjakan SDM di bidang relationship managers selama kuartal ketiga tersebut.

Thiam dibebaskan awal bulan ini karena tuduhan memata-matai manajer kekayaan terkemuka mereka, Iqbal Khan setelah Khan meninggalkan bank tersebut untuk bekerja dengan UBS yang merupakan saingan mereka, yang mana skandal ini telah mengguncang pendirian perbankan Swiss yang sebelumnya dikenal tidak pernah dilanda masalah.

Credit Suisse telah meningkatkan jumlah keseluruhan penasihat kliennya sebanyak 60 orang di unit International Wealth Management mereka, serta menambah staf khususnya di wilayah Amerika Latin, Eropa Tengah dan Eropa Timur, serta menambah penasihatnya sebanyak 25 orang di wilayah Asia Pasifik sejak awal tahun ini.

Pendapatan dalam bisnis pasar global bank naik 34%, didorong oleh kinerja pendapatan tetap yang kuat. Namun perbankan investasi dan bisnis pasar modal membukukan penurunan 6% dalam pendapatan, terpukul oleh penurunan tajam dalam biaya konsultasi untuk pekerjaan M&A.

Laju pendapatan tetap mencatat kenaikan 72%, sementara penjualan ekuitas dan pendapatan dari perdagangan naik 11%, yang mengungguli sebagian besar analis di Wall Street.(WD)

Related posts