Delta Air Membeli 4.3% Saham Di Perusahaan Induk Dari Korean Air

Maskapai penerbanagan asal AS yang bermarkas di Atlanta, Delta Air Lines dikabarkan telah membeli 4.3% saham di perusahaan induk Korean Air Lines Co, dan menyatakan keinginannya untuk menaikkan kepemilikan sahamnya menjadi 10%, sehingga memberikan dukungan kepada pihak manajemen operator terkemuka Korea Selatan tersebut, yang tengah berupaya untuk menggagalkan tantangan yang datang dari aktivis pendanaan lokal.

Akan tetapi langkah Delta ini telah membuat saham Hanjin Kal Corp mengalami kemerosotan hingga 8% di sesi perdagangan hari ini, karena langkah Delta tersebut dinilai telah menggagalkan harapan dari para investor Hanjin dari upaya mereka untuk mengambil alih kelompok perusahaan yang saat ini dikelola oleh keluarga dari Cho Yang-ho yang telah meningkatkan kepemilikan mereka sejak kematiannya.

Korean Air, yang memiliki perusahaan patungan dengan Delta, mengatakan pada hari ini bahwa pembelian saham tersebut dimaksudkan untuk memastikan stabilnya operasional manajemen dari perusahaan serta sekaligus juga memberikan dukungan terhadap kepemimpinannya.

Jika perusahaan maskapai penerbangan nomer dua terbesar AS tersebut berhasil meningkatkan kepemilikan sahamnya di Hanjin Kal menjadi 10%, maka keluarga pendiri maskapai bersama dengan para koleganya akan memiliki total saham sebesar 39%, jauh lebih besar dari 16% saham yang dimiliki oleh aktivis pendanaan, Korea Corporate Governance Improvement (KCGI).

Salah seorang analis di Yuanta Securities, Choi Nam-gon mengatakan bahwa pihak Delta berperan seperti layaknya pahlawan untuk pihak Hanjin dan beliau juga mencatat bahwa pembelian saham tersebut tetap dilakukan meskipun terjadi kenaikan tajam di harga saham Hanjin Kal dalam beberapa bulan terakhir ini.

Namun Choi juga mengatakan bahwa untuk saat ini tidak mungkin bagi KCGI untuk mengambil kendali atas perusahaan tersebut, yang mana pembelian saham oleh Delta telah menghilangkan peluang terjadinya pertarungan manajemen di Hanjin Group. Sementara itu pihak KCGI tidak berkomentar secara langsung terkait pembelian saham oleh Delta yang dilakukan di saat maskapai penerbangan AS tersebut tengah mengalami perkembangan di kawasan Asia.

Pihak Delta menilai bahwa bandara internasional Incheon di Seoul, yang menjadi pusat basis Korean Air, merupakan gerbang untuk memperbanyak destinasi di seluruh dunia. Sebelumnya kedua perusahaan telah membentuk usaha patungan pada tahun lalu, yang mencakup 290 destinasi di AS dan lebih dari 80 tujuan di Asia.(WD)

Related posts