Dow Jatuh ke Area Bearish, Penurunan Berlanjut

Dow Jones ditutup di wilayah pasar beruang atau bearish Rabu, dipimpin oleh penurunan saham energi dan industri, karena infeksi virus korona terus meningkat di seluruh dunia. Dampaknya mengancam ekonomi global masuk ke dalam resesi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan virus korona sebagai pandemi global, membuat pasar menjadi “gila-gilaan”.

Indeks S&P 500 merosot 4,9%. Meskipun telah memasuki pasar beruang intraday, tetapi berhasil menutup di atas level tersebut berkat beberapa pembelian terlambat. Nasdaq Composite kehilangan 4,7%.

Indeks Dow Jones turun 5,9%, atau 1,465 poin, menempatkannya lebih dari 20% di bawah level tertinggi baru-baru ini, yang merupakan pasar bearish.

Sektor Industri turun 6%, berfluktuasi yang dipicu oleh kemerosotan saham Boeing setelah pembuat pesawat melaporkan pesanan yang lemah dan rencana terperinci untuk menarik sisa fasilitas pinjaman $ 13,8 miliar. Boeing ditutup di bawah $ 200 untuk pertama kalinya sejak Juli 2017.

Sektor Energi juga turun 6% karena harga minyak merosot 4% di tengah kekhawatiran perang harga minyak antara Arab Saudi dan Rusia. Dalam tanda-tanda kekhawatiran lebih lanjut tentang perlambatan permintaan minyak, OPEC dan Administrasi Informasi Energi memangkas perkiraan permintaan minyak global 2020 mereka.

Related posts