Earning Report Yang Solid Diharapkan Mampu Mengimbangi Hambatan Di Pasar Eropa

Memasuki awal semester kedua tahun ini, sejumlah perusahaan Eropa membukukan catatan laba diatas perkiraan rata-rata para analis. Kinerja yang solid ini tentunya diharapkan mampu menjadi peyeimbang pertumbuhan sektor bisnis di tengah timbulnya friksi perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia. Perusahaan minyak British Petroleum (BP) mencatat lonjakan laba pendapatan pada kuartal kedua tahun ini, menyusul kenaikan dividen untuk pertama kalinya sejak 2014 silam. Underlying replacement cost (RC), yang menjadi proxy laba bersih perusahaan, mencatat profit hingga $2.8 milliar selama kuartal kedua lalu, jauh diatas perolehan pada periode yang sama di tahun lalu, dan bahkan melampaui perkiraan $2.7 milliar dari para analis.

Tingkat dividen meningkat untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir sebesar 2.5% menjadi 10.25 sen per saham. Dalam wawancara ekslusif dengan CNBC, chief executive BP, Bob Dudley mengatakan bahwa mereka mengubah strategi sejak enam kuartal lalu, dan memberikan catatan pertumbuhan laba di atas ekspktasi selama periode tersebut, sehingga membantu perusahaan dalam menemukan momentum pertumbuhannya. Pertumbuhan pendapatan yang baik diharapkan mampu dipertahankan oleh perusahaan pertambangan dan pengolahan minyak bumi, mengingat bahwa perdagangan global tengah dihantui oleh proteksionisme yang menyentuh segala jenis objek perdagangan global termasuk komoditas minyak.

Sementara itu Credit Suisse berhasil membukukan leba bersih hingga 647 juta franc ($655.33 juta) sepanjang kuartal kedua lalu. Walaupun mengalahkan ekspketasi analis di angka 550 juta franc, namun institusi tersebut justru mencatat kinerja yang lebih rendah dibandingkan kuartal pertama sebelumnya. Untuk itu CEO dari Credit Suisse, Tidjane Thiam menegaskan bahwa di sisa tahun ini pihaknya akan terus fokus terhadap pertumbuhan wealth management franchise, sekaligus merampungkan dua kuartal terakhir tahun ini dengan kinerja yang sesuai panduan restrukturisasi mereka. Thiam juga berjanji untuk berusaha meningkatkan profitabilitas, tingkat pengembalian yang tinggi serta mendongkrak nilai bagi para pemegang sahamnya.

Musim laporan pendapatan di Eropa diharapkan mampu untuk terus mendorong laju pertumbuhan sektor bisnis di kawasan Eropa, sehingga mampu menyeimbangkan dampak buruk yang timbul akibat meluasnya Trade Wars. (WD)

Related posts