Header Ads

Evergrande Berharap Hasil Baik Dari IPO Unit Propertinya

Perusahaan pengembang properti terbesar kedua di Cina, China Evergrande Group mengatakan bahwa unit manajemen properti mereka tengah berupaya untuk mengumpulkan dana hingga HK$ 15.8 milliar ($ 2.04 milliar) dalam penawaran umum perdana.

Ini merupakan rencana yang kemungkinan akan membantu mereka untuk meningkatkan arus kas di perusahaan tersebut yang saat ini tengah mengalami hutang dalam jumlah yang besar.

Dalam pengajuan disebutkan oleh perusahaan pengembang tersebut bahwa harga penawaran untuk saham Evergrande Property Services Group Ltd berada di kisaran HK$ 8.5 hingga HK$ 9.75 per lembar saham.

Jika opsi penjatahan saham berlebih yang dilakukan secara penuh, maka penjualan tersebut akan mampu menghasilkan dana hingga sebanyak HK$ 18.2 milliar, yang akan mulai diperdagangkan di bursa saham Hong Kong pada 2 Desember.

Dalam pernyataan terpisahnya pihak Evergrande Property Services mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani landasan perjanjian investasi dengan 23 investor, seperti Huatai Financial Holdings Ltd asal Hong Kong, UBS, ABC International, CCB International, CLSA dan Haitong International.

Pihak Evergrande dalam pengajuan terpisahnya di hari Minggu kemarin, mengatakan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian tambahan dengan sebagian besar investor strategis yang tersisa dari Hengda Real Estate untuk tidak menuntut pembayaran kembali investasi mereka, menyusul penghentian rencana pencatatan yang telah lama ditunggu di Shenzen.

Yang mana akibat dari hal tersebut adalah investor strategis yang memiliki kepemilikan ekuitas senilai 125.7 miliar Yuan ($ 19.17 miliar) di Hengda Real Estate, dari total 130 miliar Yuan, dan mereka telah menandatangani perjanjian tambahan untuk menahan saham mereka sebagai saham biasa.

Terkait berita ini pada pagi hari tadi, nilai saham dari Evergrande mengalami kenaikan tipis sebesar 0.2%, dari penurunan 0.2% sebelumnya di perdagangan pasar yang lebih luas.(WD)

Related posts