Evergrande Menerbitkan Obligasi Dollar Senilai $3 Milliar

Salah satu perusahaan pengembang properti yang mempunyai hutang paling banyak kepada pemerintah Cina, Evergrande Group telah menerbitkan obligasi Dollar senilai $3 milliar dan tercatat sebagai penjualan obligasi terbesar di Asia sepanjang tahun ini.

Evergrande diketahui sebagai perusahan pengembang terbesar kedua di Cina berdasarkan volume penjualan dan selama ini telah berada di bawah tekanan untuk mengumpulkan dana guna memangkas tingkat hutang mereka yang mencapai 671.1 milliar Yuan ($98.88 milliar) yang tercatat hingga Juni lalu.

Dalam beberapa pekan terakhir sejumlah perusahaan pengembang properti Cina telah sangat aktif di pasar obligasi, guna berusaha mengambil keuntungan dari keuntungan pasar yang lebih baik untuk memangkas tingkat hutang mereka yang sebagian besar telah jatuh tempo. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Refinitiv, penjualan obligasi Evergrande akan memberikan kenaikan total penjualan obligasi Dollar oleh perusahaan pengembang properti menjadi $7.2 milliar di sepanjang tahun ini.

Kepala investasi pendapatan tetap di Cina yang juga menjabat sebagai portfolio manager di Fidelity International, Freddy Wong mengatakan bahwa dirinya optimis terhadap obligasi yang mempunyai peringkat rendah, imbal hasil tinggi serta tenor waktu jangka pendek, seiring keuntungan yang didapat dari likuiditas yang lebih longgar serta berkurangnya kesulitan dalam pembiayaan perusahaan swasta.

Lembaga S&P mengatakan bahwa pembukaan kembali penjualan obligasi oleh Evergrande akan sedikit meningkatkan likuiditas mereka, namun lembaga tersebut menilai bahwa hal ini masih kurang memadai menyusul sumber likuiditas secara marginal yang mencakup penggunaannya dalam 12 bulan kedepan.

CEB International, China CITIC Bank International, Credit Suisse serta UBS merupakan koordinator global bersama untuk penjualan obligasi dari Evergrande.(WD)

Related posts