Exxon Menjalin Kerjasama Untuk Memasok LNG Ke Zhejiang Energy

Perusahaan minyak dan gas asal AS, Exxon Mobil Corp mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani sebuah perjanjian untuk menjadi pemasok gas alam cair (LNG) ke Zhejiang Energy Cina selama 20 tahun kedepan, guna meningkatkan pemasaran bahan bakar di Cina sebagai negara konsumen bahan bakar terbesar kedua dunia.

Dalam perjanjian antara keduanya disebutkan bahwa pihak Exxon akan memasok hingga 1 juta ton super-chilled fuel kepada Zhejiang Energy yang mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi. Perjanjian yang mengacu kepada kesepakatan kerangka kerja yang diumumkan pada bulan Oktober sebelumnya, tidak memberikan perincian mengenai harga dan waktu, bahkan tidak mencantumkan dari mana sumber untuk pasokan tersebut.

Setidaknya hal ini sejalan dengan pernyataan pihak Exxon Mobil pada tahun lalu, yang mengatakan bahwa mereka akan mengirimkan LNG mulai awal 2020, dan pasokan LNG ke Cina akan menjadi portofolio global mereka.

Perusahaan tersebut telah memperluas portofolio mereka di sektor LNG, termasuk dari proyek-proyek di masa mendatang yang berlokasi di Mozambik, Papua Nugini, Qatar dan di wilayah Golden Pass di AS. Sementara itu Zhejiang Energy diketahui tengah membangun terminal penerima untuk pasokan bahan bakar di wilayah Wenzhou, yang terletak di provinsi Zhejiang Timur dengan nilai pembangunan mencapai 9 milliar Yuan atau sekitar $1.34 milliar, yang mempunyai kapasitas penanganan tahunan hingga sebesar 3 juta ton. Rencananya pihak Sinopec, perusahaan utama minyak dan gas negara Cina, akan menjadi mitra dari Zhejiang Energy di lokasi terminal tersebut.

Chen Zhu, direktur pelaksana di konsultan SIA Energy yang berbasis di Beijing, mengatakan bahwa kesepakatan antara Exxon dengan Zhejiang merupakan sebuah kesepakatan yang terpisah dari negosiasi perdagangan AS-Cina, yang mana salah satu pembahasan dalam negosiasi disebutkan bahwa perusahaan Cina pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan pembelian gas dari AS.

Lebih lanjut Chen mengatakan bahwa pasokan gas ke perusahaan Zhejiang akan berasal dari produksi portofolio Exxon di luar pasar AS, sembari menambahkan bahwa terminal di Wenzhou kemungkinan akan mulai dioperasikan pada kurun waktu 2022 atau 2023 mendatang.

Saat ini pihak Exxon telah memiliki dua perjanjian pasokan LNG untuk jangka panjang di Cina, yaitu dengan pihak Sinopec dan CNPC, yang merupakan grup perusahaan minyak negara terbesar di Cina.(WD)

Related posts