Header Ads

Fitch Ratings Memangkas Peringkat kredit WeWork

Lembaga pemeringkat kredit global, Fitch Ratungs telah menurunkan peringkat kredit dari WeWork hingga dua level menjadi CCC+, sehingga menenmpatkan perusahaan penyedia ruang kantor yang didukung oleh Tencent tersebut mengalami keterpurukan ke wilayah negatifnya sehari setelah membatalkan penawaran publik mereka.

Selain itu Fitch juga mengeluarkan peringatan bahwa ada potensi para pelanggan WeWork, terutama perusahaan besar, merasa ragu untuk mendatangani perjanjian keanggotaan, setelah penurunan peringkat kredit saat ini. Dalam catatannya Fitch juga mengatakan bahwa dengan dibatalkannya IPO serta kenaikan gaji yang dijamin oleh senior, maka

WeWork tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi rencanan pertumbuhan mereka. WeWork yang membawahi We Company kehilangan sekitar $1.9 milliar di tahun 2018 lalu, dan berharap mampu mendapatkan dana segar setidaknya sekitar $3 milliar dari IPO serta ditambah dengan pinjaman senilai $6 milliar dari bank jika perusahaan tersebut masuk dalam listing bursa.

Keputusan mereka untuk membatalkan penawaran umum perdana, menjadi puncak serangkaian gejolak yang melanda WeWork dalam beberapa minggu terakhirnya, sehingga gagal untuk menggarirahkan para investor yang sebelumnya telah mengemukakan kekhawatiran mereka terhadap risiko kerugian yang besar dari sebuah model bisnis yang mendapatkan keuntungan dari menyewakan ruang bagi perkantoran dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain Fitch, lembaga pemeringkat kredit lainnya, Standard & Poor’s juga telah menurunkan peringkat kredit WeWork menjadi B- dari B pada pekan lalu. Peringkat CCC+ dan B- merupakan peringkat obligasi level terendah, yang disediakan oleh perusahaan peminjam yang dinilai berisiko lebih tinggi bagi pemberi pinjaman.

Saat ini WeWork tengah dalam proses diskusi dengan [ihak bank serta investor terbesarnya, SoftBank Corp mengenai potensi pendanaan alternatif. Fitch mengatakan akan meninjau kembali peringkat tersebut jika WeWork dapat menegosiasikan rencana pembiayaan yang berkomitmen kuat dan menunjukkan keberhasilan implementasi dari setiap rencana perubahan haluan.

Co-CEO baru WeWork Artie Minson dan Sebastian Gunningham, yang menggantikan pendiri dan kepala eksekutif Adam Neumann pada pekan lalu, berbicara mengenai perlunya untuk kembali ke bisnis inti WeWork untuk menyewakan ruang kantor yang trendi kepada para perusahaan dan freelancer. Sehingga hal ini dinilai akan menarik perusahaan tersebut dari kegiatan sampingan mereka yang selama ini dilakukan oleh Neumann.

Fitch berpendapat bahwa WeWork memiliki kurang dari $ 2,5 miliar dalam bentuk uang tunai tidak terbatas pada akhir Juni dan akan menerima $ 1,7 miliar dari SoftBank pada tahun 2020, yang diperkirakan akan menyediakan pendanaan yang cukup selama empat hingga delapan kuartal kedepan, tanpa perlu memperhitungkan potensi apapun termasuk biaya restrukturisasi.(WD)

Related posts